Artikel Ilmiah : G1A020100 a.n. AULIA NURANISA

Kembali Update Delete

NIMG1A020100
NamamhsAULIA NURANISA
Judul ArtikelHubungan Sikap Pencegahan dengan Kejadian Karier Enterobacteriaceae Penghasil Extended Spectrum Beta-Lactamase pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Infeksi yang disebabkan oleh Enterobacteriaceae penghasil Extended Spectrum Beta-Lactamase (ESBL) menjadi masalah serius dalam dunia kesehatan, terutama di lingkungan rumah sakit. Bakteri Gram negatif seperti Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae dapat menghasilkan ESBL yang membuatnya resisten terhadap berbagai antibiotik beta-laktam, sehingga menyulitkan penanganan infeksi. Penyebaran bakteri ESBL sering dikaitkan dengan praktik pencegahan infeksi yang kurang optimal di fasilitas kesehatan, terutama dari tenaga kesehatan yang berperan sebagai faktor dalam penyebaran patogen ini.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara sikap dengan kejadian karier Enterobacteriaceae penghasil extended spectrum beta-lactamase (ESBL) pada tenaga kesehatan di rumah sakit.
Metode: Penelitian ini diambil dari data sekunder. Analisis data menggunakan uji Exact fisher sebagai uji database.
Hasil: Uji hipotesis Exact fisher terhadap sikap dan kejadian karier ESBL tidak berhubungan karena hasil menunjukkan nilai yaitu p=1,000.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian karier Enterobacteriaceae penghasil ESBL pada tenaga kesehatan di RSI Banjarnegara.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Infections caused by Extended Spectrum Beta-Lactamase (ESBL)-producing Enterobacteriaceae have become a serious health issue, particularly in hospital environments. Gram-negative bacteria such as Escherichia coli and Klebsiella pneumoniae can produce ESBL, making them resistant to various beta-lactam antibiotics, thus complicating infection treatment. The spread of ESBL-producing bacteria is often associated with suboptimal infection prevention practices in healthcare facilities, particularly among healthcare workers who act as vectors in transmitting these pathogens.
Objective: To determine the relationship between attitudes and the incidence of ESBL-producing Enterobacteriaceae carriers among healthcare workers in hospitals.
Method: This research is based on secondary data. Data analysis uses the Fisher Exact test as a database test.
Results: The Fisher's Exact hypothesis test showed no relationship between attitudes and the incidence of ESBL carriers, as the result indicated a p-value of 1.000.
Conclusion: There is no relationship between attitude and the incidence of carriers of ESBL-producing Enterobacteriaceae in health workers at RSI Banjarnegara.
Kata kunciExtended Spectrum Beta-Lactamase, Karier, Enterobacteriaceae, Sikap, Tenaga Kesehatan
Pembimbing 1Rani Afifah Nur Hestiyani, S.Si., M.Biotech
Pembimbing 2Anriani Puspita Karunia Ning Widhi, S.Si., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2025-04-15 12:15:10.168581
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.