Artikel Ilmiah : D1A021082 a.n. OKI PRAYUGO
| NIM | D1A021082 |
|---|---|
| Namamhs | OKI PRAYUGO |
| Judul Artikel | Pengaruh subtitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu dan pemberian premiks mineral terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering pakan domba |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Judul. Penelitian ini berjudul pengaruh substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu dan pemberian premiks vitamin-mineral terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering pakan domba. Latar Belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu dan pemberian premiks vitamin-mineral terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering pakan domba telah dilaksanakan pada 11 Maret – 16 Agustus 2024. Materi dan Metode. Pakan yang diberikan berupa konsentrat (75%) dan jerami padi amoniasi (25%). Metode eksperimental secara in vivo menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 2. Faktor A adalah substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu yaitu 0% (a0), 5% (a1), dan 10% (a2). Faktor B adalah taraf pemberian premiks vitamin-mineral yaitu 0% (b0) dan 0,5% (b1) dari BK pakan. Hasil. Rata-rata konsumsi bahan kering pada penelitian ini yaitu sebesar 546,97 – 756,61 gram/ekor/hari. Ratarata kecernaan bahan kering pakan yaitu 54,23 – 60,75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu dengan pemberian premiks vitamin mineral berpengaruh tidak nyata terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering pakan (P<0,05). Namun demikian, substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu berpengaruh sangat nyata (P>0,01) terhadap konsumsi bahan kering dan berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan bahan kering pakan. Pemberian premiks vitaminmineral tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering. Hasil uji BNJ konsumsi bahan kering tertinggi tercapai pada domba yang diberi pakan substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu 50% (a1) sebesar 726,54 gram/ekor/hari serta memiliki kecernaan bahan kering tertinggi sebesar 59,23%. Simpulan. Ampas tahu dapat menggantikan 50% bungkil kedelai tanpa premiks vitamin-mineral ditinjau berdasarkan konsumsi dan kecernaan bahan kering pakan domba |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Heading. This study is entitled the effect of soybean meal substitution using tofu pulp and the administration of vitamin-mineral premixes on the consumption and digestibility of dry material in sheep feed. Background. This study aims to determine the effect of the interaction of soybean meal substitution using tofu pulp and the administration of vitamin-mineral premixes on the consumption and digestibility of dry materials of sheep feed has been carried out on March 11 – August 16, 2024. Materials and Methods. The feed provided was in the form of concentrate (75%) and ammonia rice straw (25%). The experimental method in vivo used a Complete Random Design (RAL) of a 3 x 2 factorial pattern. Factor A is the substitution of soybean meal using tofu pulp, which is 0% (a0), 5% (a1), and 10% (a2). Factor B is the level of vitamin-mineral premix, which is 0% (b0) and 0.5% (b1) of feed BK. Result. The average consumption of dry matter in this study was 546.97 – 756.61 grams/head/day. The average digestibility of feed dry materials was 54.23 – 60.75%. The results showed that the interaction between the substitution of soybean meal using tofu pulp and the administration of vitamin and mineral premixes had an unreal effect on the consumption and digestibility of feed dry materials (P<0.05). However, the substitution of soybean meal using tofu pulp had a very real effect (P>0.01) on the consumption of dry matter and had a real effect (P>0.05) on the digestibility of dry feed materials. The administration of vitamin-mineral premix had no real effect (P<0.05) on the consumption and digestibility of dry materials. The results of the BNJ test showed that the highest dry matter consumption was achieved in sheep fed with soybean meal substitution feed using 50% tofu pulp (a1) of 726.54 grams/head/day and had the highest dry matter digestibility of 59.23%. Conclusion. Tofu pulp can replace 50% of soybean meal without vitaminmineral premixes reviewed based on the consumption and digestibility of sheep feed dry materials. |
| Kata kunci | Subtitusi, bungkil kedelai, ampas tahu, premiks mineral, konsumsi, kecernaan, bahan kering, domba. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. F. M. Suhartati, SU |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, M.P., IPU, ASEAN Eng |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2025-04-14 08:42:28.172605 |