Artikel Ilmiah : E1A021010 a.n. RAHYANG PRAMODAWARDHANA

Kembali Update Delete

NIME1A021010
NamamhsRAHYANG PRAMODAWARDHANA
Judul ArtikelTANGGUNG JAWAB HUKUM TENAGA MEDIS DAN
TENAGA KESEHATAN SEBAGAI MITRA PLATFORM
KESEHATAN DIGITAL DALAM PELAYANAN
TELEMEDICINE DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Telemedicine adalah layanan kesehatan jarak jauh yang menggunakan teknologi
informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinkronisasi
pengaturan tanggung jawab hukum dan bentuk tanggung jawab tenaga medis dan
tenaga kesehatan sebagai mitra platform kesehatan digital dalam pelayanan
telemedicine di Indonesia. Jenis penelitian yang dipakai adalah yuridis normatif
dengan metode pendekatan perundang-undangan, analitis, dan konseptual, dengan
spesifikasi penelitian inventarisasi perundang-undangan (hukum positif), penelitian
taraf sinkronisasi hukum, dan penemuan hukum in concreto. Sumber data yang
digunakan adalah data sekunder, dengan metode pengumpulan data melalui studi
kepustakaan. Pengolahan data dilakukan melalui reduksi data, display data, dan
klasifikasi data, dengan penyajian data menggunakan teks naratif. Metode analisis
data yang diterapkan meliputi normatif kualitatif, interpretasi gramatikal,
interpretasi sistematis, dan interpretasi analogi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pengaturan tanggung jawab hukum dan bentuk tanggung jawab tenaga
medis dan tenaga kesehatan sebagai mitra platform kesehatan digital dalam
pelayanan telemedicine di Indonesia telah menunjukkan sinkronisasi vertikal dan
horizontal berdasarkan teori Hans Kelsen dan Hans Nawiasky. Artinya bahwa
peraturan yang lebih rendah telah mengacu dengan peraturan yang lebih tinggi, dan
peraturan yang lebih tinggi menjadi landasan untuk pembentukan peraturan yang
lebih rendah. Bentuk tanggung jawab hukum tenaga medis dan tenaga kesehatan
sebagai mitra platform kesehatan digital dalam pelayanan telemedicine di Indonesia
meliputi pertanggungjawaban hukum pidana, perdata, dan administratif.
Abtrak (Bhs. Inggris)Telemedicine is a remote health service that uses information and communication
technology. This research aims to analyze the synchronization of legal
responsibility arrangements and the form of responsibility of medical personnel
and health personnel as partners of digital health platforms in telemedicine services
in Indonesia. The type of research used is normative juridical with statutory,
analytical, and conceptual approach methods, with research specifications of
inventory of legislation (positive law), research on the level of legal
synchronization, and legal discovery in concreto. The data source used is
secondary data, with data collection methods through literature study. Data
processing is done through data reduction, data display, and data classification,
with data presentation using narrative text. Data analysis methods applied include
qualitative normative, grammatical interpretation, systematic interpretation, and
analogy interpretation. The results show that the regulation of legal responsibility
and the form of responsibility of medical personnel and health personnel as
partners of digital health platforms in telemedicine services in Indonesia has shown
vertical and horizontal synchronization based on the theories of Hans Kelsen and
Hans Nawiasky. This means that lower regulations have referred to higher
regulations, and higher regulations become the basis for the formation of lower
regulations. The forms of legal liability of medical personnel and health workers as
partners of digital health platforms in telemedicine services in Indonesia include
criminal, civil, and administrative liability.
Kata kunciPelayanan Telemedicine; Platform Kesehatan Digital; Tanggung Jawab Hukum; Tenaga Kesehatan; Tenaga Medis.
Pembimbing 1Nayla Alawiya, S.H., M.H.
Pembimbing 2 Enny Dwi Cahyani, S.H., M.H.
Pembimbing 3Alef Musyahadah Rahmah, S.H., M.H.
Tahun2025
Jumlah Halaman26
Tgl. Entri2025-04-02 19:28:35.536976
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.