Artikel Ilmiah : C1C021113 a.n. PRUDENCIA NASTA CELIA GRISELDA
| NIM | C1C021113 |
|---|---|
| Namamhs | PRUDENCIA NASTA CELIA GRISELDA |
| Judul Artikel | PENGARUH MASA KERJA AUDIT, KETERLAMBATAN AUDIT, BIAYA AUDIT, DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP KUALITAS AUDIT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh masa kerja audit, keterlambatan audit, biaya audit, dan financial distress terhadap kualitas audit pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023. Penelitian ini berlandaskan pada teori agensi sebagai landasan penelitian karena menjelaskan bagaimana konflik kepentingan antara agen dan prinsipal. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan yang telah diaudit, dan laporan auditor independen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 163 perusahaan yang termasuk dalam sektor consumer cyclicals karena memiliki tingkat volatilitas yang tinggi. Penentuan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, dengan total sampel sebanyak 174 data penelitian yang dikumpulkan dari 58 perusahaan selama tiga tahun observasi. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi uji multikolinearitas, uji kelayakan model, uji keseluruhan model,uji koefisien determinasi, uji matriks klasifikasi, analisis regresi logistik dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi logistik menunjukkan bahwa: (1) Masa kerja audit tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, (2) Keterlambatan audit berpengaruh negatif terhadap kualitas audit, (3) Biaya audit tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, dan (4) Financial distress berpengaruh negatif terhadap kualitas audit. Implikasi dari kesimpulan diatas memberikan wawasan kepada perusahaan untuk memperhatikan waktu penyampaian laporan auditan dan memperhatikan stabilitas kondisi keuangan, bagi kantor akuntan publik dapat memperkuat regulasi dalam penyampaian waktu laporan keuangan dan mengembangkan kebijakan pengelolaan risiko independensi, bagi otoritas jasa keuangan dapat memperkuat regulasi penyampaian laporan keuangan dan mendorong penerapan dan pengawasan kebijakan indepensi auditor, bagi bursa efek Indonesia dapat memperkat kebijakan penyampaian laporan keuangan bagi emiten dan mengembangkan mekanisme yang mendorong untuk menjaga stabilitas perusahaan, dan terakhir bagi institut akuntan publik indonesia dapat memperkuat standar audit dan pedoman dalam penyampaian laporan keuangan dan menyediakan pelatihan untuk auditor dalam menghadapi tekanan independensi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to test and analyze the effect of audit tenure, audit delay, audit fees, and financial distress on audit quality in consumer cyclicals sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021-2023 period. This study is based on agency theory as a research foundation because it explains how conflicts of interest between agents and principals. The data used in this study are secondary data collected from annual reports, audited financial statements, and independent auditor reports. The population in this study consisted of 163 companies included in the consumer cyclicals sector because it has a high level of volatility. The sample selection was made by purposive sampling method, with a total sample of 174 research data collected from 58 companies for three years of observation. The data analysis techniques applied include multicollinearity test, model fit test, overall model test, coefficient of determination test, classification matrix test, logistic regression analysis and hypothesis test. Based on the results of research and data analysis using logistic regression, the results show that: (1) Audit tenure has no effect on audit quality, (2) Audit delay has a negative effect on audit quality, (3) Audit fees have no effect on audit quality, and (4) Financial distress has a negative effect on audit quality. The implications of the conclusions described above provide insights for companies to pay attention to the timing of submitting audited reports and pay attention to the stability of financial conditions, for public accounting firms can strengthen regulations in submitting financial reports and developing independence risk management policies, for the financial services authority can strengthen regulations for submitting financial reports and encourage the implementation and supervision of auditor independence policies, for the Indonesian stock exchange can tighten financial reporting policies for issuers and develop mechanisms that encourage maintaining company stability, and finally for the indonesian institute of public accountants can strengthen audit standards and guidelines in submitting financial reports and providing training for auditors in dealing with independence pressures. |
| Kata kunci | Kualitas Audit, Masa Kerja Audit, Keterlambatan Audit, Biaya Audit, Financial Distress |
| Pembimbing 1 | Ascaryan Rafinda, S.E., M.Sc., Ak., PhD. |
| Pembimbing 2 | - |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2025-03-23 20:53:55.236504 |