Artikel Ilmiah : E1B021019 a.n. ZAHRA MUTIARA BENING
| NIM | E1B021019 |
|---|---|
| Namamhs | ZAHRA MUTIARA BENING |
| Judul Artikel | An Acquittal of Proofing A Case Involving The Keeping of Hystrix Javanica as A Protected Animal In Denpasar District Court (Case Study of Decision Number 809/Pid.Sus/2024/PN Dps) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Landak Jawa (Hystrix Javanica) merupakah salah satu satwa yang dilindungi oleh pemerintah, terdapat ketentuan pidana bagi yang memiliki, memelihara, membunuh, memperniagakan, dan lain sebagainya. Terdakwa tindak pidana pemeliharaan Landak Jawa (Hystrix Javanica) sebagai satwa yang dilindungi seharusnya dipidana sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat (2) huruf A Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, namun hakim justru menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan hakim menjatuhkan putusan bebas dan pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap Putusan Nomor 809/Pid.Sus/2024/PN Dps. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Spesifikasi preskriptif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan jenis data sekunder dengan menggunakan sumber data berupa Peraturan Perundang-undangan dan Putusan Nomor 809/Pid.Sus/2024/PN Dps. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Pengolahan data dilakukan dengan reduksi, kategorisasi, dan penyajian. Penyajian data disajikan dalam bentuk deskriptif analitif. Hasil penelitian menunjukkan hakim menjatuhkan putusan bebas karena terdapat salah satu unsur pasal yang tidak terpenuhi yakni perbuatan melawan hukumnya tidak terbukti. Hal ini karena tidak ada unsur kesengajaan pada perbuatan yang dilakukan. Hakim mempertimbangkan melalui pertimbangan yuridis, pertimbangan filosofis, dan pertimbangan sosiologis untuk mencapai keadilan dalam masyarakat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Hystrix Javanica is one of the animals protected by the government, there are criminal provisions for owning, maintaining, killing, trading, and so on. The defendant of the crime of keeping Hystrix Javanica as a protected animal should have been convicted as stipulated in Article 21, paragraph (2), letter A of the Conservation of Natural Resources and Ecosystems Law, but the judge acquitted the defendant. This study aims to determine the reasons for the judge's acquittal and legal considerations when issuing an acquittal in Decision Number 809/Pid. Sus/2024/PN Dps. The type of research used in this study is normative juridical with statutory, conceptual, and case approaches. Prescriptive specifications were used in this study. This research uses secondary data from data sources in the form of Legislation and Decision Number 809/Pid. Sus/2024/PN Dps. Data collection was performed using a literature study. Data processing was performed through reduction, categorization, and presentation. The data are presented in an analytical descriptive form. The results showed that the judge made an acquittal verdict because there was one element of the article that was not fulfilled, namely, the unlawful act was not proven. This is because there are no elements of intent in committed acts. The Judges consider juridical, philosophical, and sociological considerations to achieve justice in society. |
| Kata kunci | Acquittal, Proofing, Hystrix Javanica |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Salman Paris Harahap, S.H.I., M.H. |
| Pembimbing 3 | Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2025-03-17 12:17:24.93691 |