Artikel Ilmiah : G1A021015 a.n. ALIFAH PUTRI NUR 'ARRASYI

Kembali Update Delete

NIMG1A021015
NamamhsALIFAH PUTRI NUR 'ARRASYI
Judul ArtikelKarakteristik Pasien Adenokarsinoma Paru dengan EGFR Negatif di RSUD Prof.Dr.Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2023-2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Adenokarsinoma paru merupakan salah satu tipe kanker paru yang sering
ditemukan. Prognosis dan terapi pada pasien adenokarsinoma paru sangat dipengaruhi oleh
adanya mutasi genetik, salah satunya pada gen EGFR. Tujuan: Menganalisis distribusi
karakteristik pasien adenokarsinoma paru dengan EGFR negatif berdasarkan usia, jenis
kelamin, lokasi tumor dan ketahanan hidup pasien di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo
Purwokerto. Metodologi: Metode penelitian menggunakan deskriptif observasional dengan
pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan data 269 pasien dengan hasil pemeriksaan
EGFR negatif dari bulan Maret 2023 hingga September 2024. Data dikumpulkan melalui
rekam medis dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Dari 269 pasien yang
diteliti, kelompok usia tertinggi berada pada rentang 61-70 tahun (31,1%) dan paling terendah
pada usia ≤ 20 tahun (0,4%). Berdasarkan jenis kelamin, dominan pasien laki-laki (66,2%)
dibanding perempuan (33,8%). Lokasi tumor paling sering ditemukan di lebih dari satu lobus
paru (32,7%), sementara paling sedikit di lobus media paru kanan (8,2%). Ketahanan hidup
menunjukkan bahwa 83,3% pasien bertahan hidup lebih dari 6 bulan, sedangkan 16,7%
meninggal dalam waktu kurang dari 6 bulan. Kesimpulan: Pasien adenokarsinoma paru
dengan EGFR negatif paling sering ditemukan pada laki-laki berusia 61-70 tahun, dengan
lokasi tumor utama di lebih dari satu lobus paru, serta mayoritas pasien bertahan hidup lebih
dari enam bulan setelah didiagnosis
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Lung adenocarcinoma is one of the most common types of lung cancer.
Prognosis and therapy in patients with lung adenocarcinoma are greatly influenced by genetic
mutations, one of which is in the EGFR gene. Objective: To analyze the distribution of
characteristics of lung adenocarcinoma patients with negative EGFR based on age, gender,
tumor location and patient survival at Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Regional
Hospital. Methodology: The research method used descriptive observations with a cross
sectional approach. The sample used data from 269 patients with negative EGFR examination
results from March 2023 to September 2024. Data was collected through medical records and
analyzed using a frequency distribution. Results: Of the 269 patients studied, the highest age
group was in the range of 61–70 years (31.1%) and the lowest was ≤ 20 years (0.4%). Based
on gender, male patients were dominant (66.2%) compared to female patients (33.8%). The
most frequent tumor location was found in more than one lung lobe (32.7%), while the last
was in the right middle lung lobe (8.2%). Survival showed that 83.3% of patients survived
more than 6 months, while 16.7% died in less than 6 months. Conclusion: Patients with
EGFR-negative lung adenocarcinoma were most often found in men aged 61–70 years, with
primary tumor locations in more than one lung lobe, and the majority of patients survived
more than six months after diagnosis.
Kata kunciadenokarsinoma paru, EGFR negatif, usia, jenis kelamin, lokasi tumor, ketahanan hidup
Pembimbing 1Dr. dr. Gita Nawangtantrini Sp.PA. M.Kes
Pembimbing 2dr. Wahyu Djatmiko Sp. PD-KHOM
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman80
Tgl. Entri2025-03-14 10:23:53.404726
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.