| NIM | C1A021093 |
| Namamhs | MARTINUS EGA PRASETYA |
| Judul Artikel | PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI MELON PADA MEDIA TANAM HIDROPONIK NFT DAN MEDIA TANAM COCOPEAT DI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perubahan iklim yang menjadi ancaman bagi keberlanjutan budidaya melon. Inovasi dalam sistem pertanian sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kualitas hasil panen dan menunjang kesejahteraan petani melon. Penggunaan teknologi rumah kaca di bidang pertanian memiliki beberapa keunggulan, seperti pengendalian lingkungan yang tepat, produktivitas hingga sepuluh kali lipat lebih tinggi, perlindungan tanaman dari hama, penyakit, dan cuaca ekstrim, panen sepanjang tahun, dan mengurangi kebutuhan pestisida kimia. Biaya investasi yang relatif tinggi serta pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memanfaatkan teknologi ini secara efisien adalah dua kendala terbesar. Selain itu, terdapat variasi hasil produksi dan pendapatan dari media tanam NFT dan Cocopeat yang diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil produksi dan pendapatan bersih petani melon pada media tanam Cocopeat dan NFT di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan data primer dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner dan wawancara kepada petani melon dengan alat analisis Mann Whitney U Test. Hasil penelitian ini berdasarkan Uji Mann Whitney U Test. menyatakan bahwa terdapat perbedaan produksi dan pendapatan bersih petani melon pada media tanam Cocopeat di Desa Karangtengah dan NFT di Desa Banteran. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is based on the phenomenon of climate change that poses a threat to sustainability in melon cultivation. Innovation in the agricultural system is needed to be able to improve the quality of crop yields and support the welfare of melon farmers. The use of greenhouse technology in agriculture has several advantages, such as proper environmental control, up to ten times higher productivity, plant protection from pests, diseases, and extreme weather, year-round crop harvesting, and reduced need for chemical pesticides. The relatively high investment cost and the knowledge and skills required to utilize this technology efficiently are two of the biggest constraints. In addition, there are variations in production yields and income from the NFT and Cocopeat growing media studied. The purpose of this study was to determine the comparison of production and net income of melon farmers on Cocopeat and NFT growing media in Banyumas Regency. This study uses primary data with data collection techniques in the form of distributing questionnaires and interviews to melon farmers with the Mann Whitney U Test analysis tool. The results of this study are based on the Mann Whitney U Test. states that there are differences in production and net income of melon farmers on Cocopeat planting media in Karangtengah Village and NFT in Banteran Village. |
| Kata kunci | Melon, Produksi, Pendapatan, Ketahanan Pangan |
| Pembimbing 1 | Drs. Herman Sambodo, M.P. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ratna Setyawati Gunawan, S.E., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2025-02-13 16:09:09.505851 |
|---|