Artikel Ilmiah : F2C021002 a.n. YUNI GUNAWAN

Kembali Update Delete

NIMF2C021002
NamamhsYUNI GUNAWAN
Judul ArtikelAnalisis Komunikasi Pemberdayaan Dalam Pemulihan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Intervensi Berbasis Masyarakat
Abstrak (Bhs. Indonesia)Abstrak
Penelitian ini mengkaji peran komunikasi pemberdayaan dalam program rehabilitasi penyalahgunaan
narkoba berbasis masyarakat di perdesaan Kabupaten Banyumas, khususnya di Desa Karangtengah.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri dari delapan
informan utama dan tiga informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian, dan
penarikan simpulan/verifikasi. Uji keabsahan data diuji melalui triangulasi dengan cara membandingkan
hasil observasi dengan data wawancara mendalam dari berbagai sumber. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan budaya dan kearifan lokal, memetakan pola komunikasi antar pemangku kepentingan
yang terlibat dalam pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba, dan menganalisis bagaimana
komunikasi pemberdayaan dilakukan dalam masyarakat desa. Desa Karangtengah dipilih oleh Badan
Narkotika Nasional (BNNK) Kabupaten Banyumas sebagai pilot project Program Intervensi Berbasis
Masyarakat (IBM) karena statusnya sebagai desa penyangga wisata sehingga rentan terhadap pengaruh
penyalahgunaan narkoba. Program ini memanfaatkan Agen Pemulihan (AP), sebuah tim yang terdiri dari
lima relawan yang didedikasikan untuk membantu individu yang mengalami masalah penyalahgunaan
narkoba ringan. Temuan ini menyoroti bahwa dinamika komunikasi desa secara signifikan dibentuk oleh
struktur sosial, mata pencaharian, dan lembaga masyarakat, yang semuanya memainkan peran penting
dalam interaksi sehari-hari. Proses komunikasi pemberdayaan difasilitasi melalui berbagai layanan IBM,
termasuk sosialisasi, pemetaan, penjangkauan, dan pendampingan. Studi ini menunjukkan bahwa
komunikasi yang efektif sangat penting dalam memengaruhi tindakan dalam masyarakat pedesaan, dengan
kearifan lokal sebagai elemen dasar. Dengan meningkatkan kearifan local dan mempromosikan
pemberdayaan diri kolektif, komunikasi yang efektif mendorong keterlibatan masyarakat dalam
pengembangan dan kemajuan mereka, khususnya dalam inisiatif rehabilitasi narkoba berbasis masyarakat.
Penelitian ini berkontribusi pada ilmu komunikasi dengan menunjukkan kemanjuran komunikasi
pemberdayaan yang berakar pada kearifan lokal, sehingga mendorong keterlibatan masyarakat pedesaan
dalam upaya rehabilitasi narkoba.
Kata kunci: Komunikasi Pemberdayaan, Masyarakat Pedesaan, Agen Pemulihan, Rehabilitasi Narkoba,
Kearifan Lokal
Abtrak (Bhs. Inggris)Abstract
This research investigates the role of empowerment communication in a community-based rehabilitation
program for substance abuse in rural Banyumas Regency, specifically focusing on Karangtengah Village.
Adopting a descriptive qualitative method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and
documentation. Informants were selected using purposive sampling, consisting of eight primary informants
and three supporting informants. Data analysis was performed through data reduction, display, and
conclusion drawing/verification. The validity of the data was tested through triangulation by comparing
observation results with in-depth interview data from various sources. The study aims to describe the local
culture and wisdom, map the communication patterns among stakeholders involved in drug abuse prevention
and rehabilitation, and analyze how empowerment communication is conducted within the village
community. Karangtengah Village was selected by the Banyumas Regency National Narcotics Board (BNNK)
as a pilot project for the Community-Based Intervention (IBM) Program due to its status as a tourist buffer
village, making it susceptible to drug abuse influences. The program utilizes Recovery Agents (AP), a team of
five volunteers dedicated to assisting individuals experiencing mild drug abuse issues. The findings highlight
that the village's communication dynamics are significantly shaped by social structures, livelihoods, and
community institutions, all of which play crucial roles in daily interactions. The empowerment communication
process is facilitated through various IBM services, including socialization, mapping, outreach, and mentoring.
The study demonstrates that effective communication is pivotal in influencing actions within rural
communities, with local wisdom serving as foundational elements. By enhancing social capital and promoting
collective self-empowerment, effective communication fosters community involvement in their development
and progress, particularly in community-based drug rehabilitation initiatives. This research contributes to
communication science by showcasing the efficacy of empowerment communication rooted in local wisdom,
thereby encouraging rural community engagement in drug rehabilitation efforts.
Keywords: Empowerment Communication, Rural Community, Recovery Agents, Drugs Rehabilitation, Local
Wisdom
Kata kunciKata kunci: Komunikasi Pemberdayaan, Masyarakat Pedesaan, Agen Pemulihan, Rehabilitasi Narkoba, Kearifan Lokal
Pembimbing 1Dr. Agus Ganjar Runtiko, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Shinta Prastyanti, S.IP., MA.
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-02-11 15:08:24.463156
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.