Artikel Ilmiah : F1D021074 a.n. YULIAN GOPAL SINGPANKI

Kembali Update Delete

NIMF1D021074
NamamhsYULIAN GOPAL SINGPANKI
Judul ArtikelRelasi Aktor Dalam Pengembangan Pariwisata Daerah Lembah Asri (D'LAS) di Desa Serang Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui relasi aktor dalam pengembangan pariwisata di daerah Lembah Asri. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus dalam bingkai perspektif strukturalisme dan paradigma nonpositivisme, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam pengembangan pariwisata Lembah Asri di daerah Lembah Asri telah terjadi nepotisme dengan menggunakan teori elit; penelitian mengungkapkan bagaimana kekuasaan terkonsentrasi di tangan segelintir elit, seperti kepala desa dan keluarganya, yang memanipulasi struktur politik untuk mempertahankan dominasi. Hasil wawancara dengan pelaku wisata yang berinisial (R) menunjukkan bahwa nepotisme berperan dalam pengaturan kekuasaan dan keputusan yang diambil oleh kepala desa dan kerabatnya yang bernaung di bawah BUMDes.Namun, lemahnya kritik masyarakat terhadap praktik nepotisme dan ketergantungan pada keluarga dalam pengelolaan dapat menghambat keberagaman ide dan inovasi untuk pengembangan pariwisata.
Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of the research is to find out the relationship of actors in the
development of tourism in the Asri Valley area. Using qualitative methods and a
case study approach in the frame of structuralism perspective and nonpositivism
paradigm, the results of this study reveal that in the development of tourism in the
Asri Valley area, nepotism has occurred using elite theory; the research reveals how
power is concentrated in the hands of a handful of elites, such as the village head
and his family, who manipulate political structures to maintain dominance. The
results of interviews with tourism actors with the initials (R) show that nepotism
plays a role in the regulation of power and decisions taken by the village head and
his relatives under the BUMDes. However, the lack of community criticism of the
practice of nepotism and dependence on family in management can hinder the
diversity of ideas and innovations for tourism development.
Keywords: Actor Relations, Tourism Development
Kata kunciRelasi Aktor, Pengembangan Pariwisata
Pembimbing 1Drs. Solahuddin Kusumanegara, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Indaru Setyo Nurprojo, MA.
Pembimbing 3Triana Ahdiati, M,Si.
Tahun2025
Jumlah Halaman27
Tgl. Entri2025-02-11 11:40:05.73468
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.