| NIM | F1D018029 |
| Namamhs | NGAVIYAH |
| Judul Artikel | Peran Street-Level Buraeucracy dalam Kebijakan Pemerintah Desa untuk Meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM) di Desa Arjowinangun Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pembangunan desa merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kualitas hidup lebih baik dan meningkatkan keberlangsungan masyarakat perdesaan menuju taraf kehidupan yang lebih sejahtera. Salah satu daerah yang menjadi perhatian dalam upaya pembangunan desa adalah Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis peran street-level bureaucracy dalam kebijakan pemerintah desa untuk meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM) di Desa Arjowinangun Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan sasaran penelitian adalah Pemerintah dan warga Desa Arjowinangun Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pendekatan yang terstruktur dan partisipatif berhasil meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa secara signifikan. Perangkat desa selaku birokrasi garis depan berhasil mempengaruhi Desa Arjowinangun dalam meningkatkan indeks desa membangun dengan baik. Kredibilitas dan profesionalisme perangkat desa dengan struktur pemerintahan yang terorganisir berhasil menerapkan fungsi kontrol yang baik dalam strategi pemberdayaan dan pembangunan desa. Komunikasi yang terbuka dan partisipatif dengan masyarakat juga terbukti krusial, memastikan bahwa kebijakan yang diambil relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, kolaborasi dengan pihak eksternal, termasuk lembaga pemerintah, swasta, dan non-pemerintah, memungkinkan diversifikasi pendekatan dan alokasi sumber daya yang lebih besar, yang mendukung program-program pembangunan desa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Village development is the main foundation in realizing a better quality of life and improving the sustainability of rural communities towards a more prosperous standard of living. One of the areas that is a concern in village development efforts is Kebumen Regency, Central Java. Therefore, this study was conducted with the aim of analyzing the role of street-level bureaucracy in village government policies in increasing the Village Development Index (IDM) in Arjowinangun Village, Puring District, Kebumen Regency. This study uses a qualitative descriptive research method with the research targets being the Government and residents of Arjowinangun Village, Puring District, Kebumen Regency. From the results of the research that has been conducted, it can be concluded that a structured and participatory approach has succeeded in significantly improving the quality of life and welfare of village communities. Village officials as the frontline bureaucracy have succeeded in influencing Arjowinangun Village in increasing the village development index well. The credibility and professionalism of village officials with an organized government structure have succeeded in implementing good control functions in village empowerment and development strategies. Open and participatory communication with the community has also proven crucial, ensuring that the policies taken are relevant and in accordance with the needs of the community. In addition, collaboration with external parties, including government, private and non-governmental institutions, allows for greater diversification of approaches and resource allocation, which supports village development. |
| Kata kunci | Indeks Desa Membangun (IDM), Street-Level Bureaucracy |
| Pembimbing 1 | Dr. Indaru Setyo Nurprojo, MA. |
| Pembimbing 2 | Khairu Roojiqien Sobandi, MA., PhD |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2025-02-11 10:21:44.8892 |
|---|