Artikel Ilmiah : E1A019064 a.n. MAELA MA'ZSUROH

Kembali Update Delete

NIME1A019064
NamamhsMAELA MA'ZSUROH
Judul ArtikelTINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS PERAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN (BNNK) CILACAP DALAM PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penyalahgunaan narkotika meningkat setiap tahunnya, khusus wilayah Kabupaten
Cilacap data ungkap kasus menunjukan peningkatan jumlah kasus dari 87 kasus
pada tahun 2022 menjadi 102 kasus pada tahun 2023. Penyalahgunaan narkotika
menimbulkan dampak negatif pada fisik maupun psikisnya bahkan dapat
menimbulkan multiple effect yang berkaitan dengan beragam perbuatan kriminal
lainnya. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana peran
BNNK Cilacap dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika
menurut UU No. 35 Tahun 2009 dan faktor penghambat BNNK Cilacap dalam
penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika. Penelitian ini mengunakan
metode penelitian yuridis sosiologis dan dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil
analisis menunjukan bahwa upaya BNNK Cilacap dalam penegakan hukum
terhaadap tindak pidana narkotika menurut UU No. 35 Tahun 2009 dilakukan
dengan upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan
pemberantasan. Dalam menjalankan perannya sebagai penegak hukum, BNNK
Cilacap menghadapi sejumlah hambatan. Beberapa aspek terkait narkotika
belum sepenuhnya tercakup dalam UU No. 30 Tahun 2009 tentang
narkotika. Selain itu, jumlah personil BNNK Cilacap yang terbatas tidak
sebanding dengan luas wilayah Cilacap. Keterbatasan anggaran berpengaruh pada
pelaksanaan tugas pencegahan dan pemberantasan, sehingga kurang optimal.
Disisi lain partisipasi masyarakat yang masih rendah, dan cenderung acuh tak
acuh terhadap pelanggaran hukum.
Abtrak (Bhs. Inggris)Narcotics abuse increases every year, especially for Cilacap Regency, data on
cases shows an increase in the number of cases from 87 cases in 2022 to 102
cases in 2023. Narcotics abuse has a negative impact on the physical and
psychological, and can even cause multiple effects related to various other
criminal acts. The main problem in this research is the role of the Cilacap BNNK
in law enforcement against narcotics crimes according to Law no. 35 of 2009 and
inhibiting factors for BNNK Cilacap in enforcing the law against narcotics
crimes. This research uses sociological juridical research methods and is
analyzed using qualitative methods. The results of the analysis show that Cilacap
BNNK's efforts in enforcing the law against narcotics crimes according to Law
no. 35 of 2009 is carried out with efforts to prevent and empower the community,
rehabilitation and eradication. In carrying out its role as law enforcer, BNNK
Cilacap faces a number of obstacles. Several aspects related to narcotics are not
yet fully covered in Law no. 30 of 2009 concerning narcotics. Apart from that, the
limited number of Cilacap BNNK personnel is not comparable to the area of
Cilacap Regency. Budget limitations also have an impact, resulting in less than
optimal implementation of prevention and eradication tasks. On the other hand,
public participation is still low, and there is a tendency for society to be
indifferent to law violations that occur.
Kata kunciTeori Peran, Penegakan Hukum, Narkotika
Pembimbing 1Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H., M.Hum
Pembimbing 2Dr. Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dwiki Oktobrian, S.H., M.H.
Tahun2025
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2025-02-11 10:20:46.11042
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.