Artikel Ilmiah : F1D021077 a.n. ELISA WAFRISANI BR MUNTHE

Kembali Update Delete

NIMF1D021077
NamamhsELISA WAFRISANI BR MUNTHE
Judul ArtikelStudi Pendahuluan Analisis Kelemahan Perlindungan Data Pribadi dalam Cyber Security di Indonesia
Abstrak (Bhs. Indonesia)Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi perlindungan data pribadi dalam cyber security untuk menghadapi cyber crime, dengan studi kasus kebocoran data Tokopedia tahun 2020 serta faktor penghambat lambatnya implementasi perlindungan data pribadi. Penelitian ini penting dikarenakan meningkatnya kasus-kasus siber yang belum tertangani. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutik Gadamer, spesifiknya hermeneutic circle dengan jenis penelitian studi pustaka yang mengambil data dari jurnal, media, artikel dan dokumen terkait. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan pendekatan hermeneutik oleh Gadamer dengan fokus interpretasi teks melalui hermeneutic circle untuk melihat hubungan yang melingkar antara teks dan konteks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan implementasi kebijakan perlindungan data pribadi disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, problematika kewenangan kelembagaan menghambat koordinasi antarinstansi dalam menangani perlindungan data pribadi. Kedua, proses legislasi yang panjang serta perubahan dan penyempurnaan draf yang berulang semakin memperlambat pengesahan regulasi yang diperlukan. Lambatnya implementasi ini memperburuk penanganan kasus kejahatan siber, termasuk kebocoran data, yang tidak dapat ditangani secara efektif.
Abtrak (Bhs. Inggris)This article aims to examine the urgency of personal data protection in cybersecurity to combat cybercrime, using the case study of the 2020 Tokopedia data breach and the inhibiting factors behind the slow implementation of personal data protection. This research is crucial due to the increasing number of unresolved cyber cases. The research method employed is qualitative with Gadamer’s hermeneutic approach, specifically the hermeneutic circle, using a literature study that collects data from journals, media, articles, and related documents. Data analysis is conducted using Gadamer’s hermeneutic approach, focusing on text interpretation through the hermeneutic circle to explore the circular relationship between text and context.
The findings indicate that the delay in implementing personal data protection policies is caused by several key factors. First, institutional authority issues hinder coordination between agencies in managing personal data protection. Second, the lengthy legislative process, along with repeated revisions and refinements of the draft, further slows down the enactment of necessary regulations. This sluggish implementation exacerbates the handling of cybercrime cases, including data breaches, which cannot be effectively addressed.
Kata kunciImplementasi, Kebijakan Publik, Cyber Security, Perlindungan Data Pribadi
Pembimbing 1Drs. Solahuddin Kusumanegara, M.Si.
Pembimbing 2Prof. Dr. Sofa Marwah, M.Si.
Pembimbing 3Khairurrizqo, S.IP., M.IP.
Tahun2025
Jumlah Halaman28
Tgl. Entri2025-02-10 13:57:06.020298
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.