Artikel Ilmiah : B1A020072 a.n. YORDA NUR FATUROHMAH

Kembali Update Delete

NIMB1A020072
NamamhsYORDA NUR FATUROHMAH
Judul ArtikelIdentifikasi Molekuler Bakteri Susu Sapi Mastitis Subklinis di Peternakan Sukabumi
dengan Analisis Gen 16S rRNA dan Uji Resistensinya terhadap Antibiotik
Abstrak (Bhs. Indonesia)Susu merupakan produk peternakan yang menjadi salah satu pilihan utama untuk dikonsumsi karena memiliki kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan nutrisi tubuh dari susu menyebabkan tingginya kebutuhan dan permintaan susu. Namun, proses produksi susu yang dikelola peternak lokal mengalami hambatan, salah satunya karena penyakit mastitis subklinis yang disebabkan oleh bakteri. Mastitis subklinis memiliki tingkat kejadian yang tinggi karena rendahnya manajemen pemeliharaan sapi dan kurangnya kesadaran peternak dalam mengetahui terjadinya penyakit akibat ketidakmunculan gejala pada ambing maupun susu sapi. Namun, peternak mengalami kerugian berupa penurunan kuantitas dan kualitas susu sehingga langkah pengendalian penyakit mastitis subklinis pada sapi perlu segera dilakukan melalui pengujian laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri-bakteri pada susu sapi yang terinfeksi mastitis subklinis di Peternakan Sukabumi secara molekuler dengan analisis gen 16S rRNA dan mengetahui daya resistensinya terhadap beberapa antibiotik.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan analisis data secara deskriptif. Sampel berupa isolat bakteri dari susu sapi yang telah dideteksi terinfeksi mastitis subklinis melalui hasil California Mastitis Test (CMT) dengan skor 2-4. Sampel akan diremajakan melalui media dasar berupa Nutrient Broth (NB) dan Nutrient Agar (NA) serta media selektif-diferensial berupa Mannitol Salt Agar (MSA) dan MacConkey Agar. Setelah itu, bakteri diidentifikasi melalui pewarnaan Gram, uji katalase, uji hemolisis, dan identifikasi secara molekuler melalui analisis gen 16S rRNA. Resistensi bakteri terhadap beberapa antibiotik juga akan diuji melalui Antimicrobial Susceptibility Testing (AST) dengan metode Kirby-Bauer. Parameter utama yang akan diamati pada penelitian ini adalah tingkat kemiripan hasil sekuens gen 16S rRNA yang diperoleh dengan database GenBank dan daya resistensi bakteri terhadap antibiotik, sedangkan parameter pendukung yang akan diamati pada penelitian ini adalah pertumbuhan bakteri pada media pertumbuhan, morfologi koloni dan sel bakteri, aktivitas enzim katalase, sifat hemolisis bakteri, serta kemurnian dan konsentrasi DNA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang teridentifikasi dari susu sapi mastitis subklinis di Peternakan Sukabumi adalah Bacillus altitudinis strain 41KF2b, Bacillus safensis strain FO-36B, Bacillus cereus stran CCM 2010, dan Staphylococcus epidermidis strain NRBC 100911. Bakteri-bakteri yang teridentifikasi memiliki daya resistensi yang cukup tinggi atau resisten terhadap antibiotik amoxycillin/clavulanic acid (28,57%), oxacillin (28,57%), dan cefoxitin (28,57%), tetapi masih sensitif terhadap antibiotik gentamicin (0%) dan ciprofloxacin (0%) sehingga kedua antibiotik tersebut dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengendalikan mastitis subklinis.
Abtrak (Bhs. Inggris)Milk is a livestock product that is one of the main choices for consumption because it has nutritional content that is very beneficial for the body. Public awareness of the fulfillment of body nutrition from milk has led to high demand for milk. However, the milk production process managed by local farmers experiences obstacles, one of which is due to subclinical mastitis caused by bacteria. Subclinical mastitis has a high incidence rate due to poor cow husbandry management and lack of awareness of the disease due to the absence of symptoms in the udder or milk. However, farmers experience losses in the form of decreased milk quantity and quality, so it is necessary to immediately control subclinical mastitis in cows through laboratory testing. This study aimed to molecularly identify bacteria in milk of cows infected with subclinical mastitis in Sukabumi Farm by 16S rRNA gene analysis and determine their resistance to several antibiotics.
The method used in this study was survey with purposive sampling technique and descriptive data analysis. Samples are bacterial isolates from cow's milk that have been detected infected with subclinical mastitis through the results of the California Mastitis Test (CMT) with a score of 2-4. Samples will be rejuvenated through basic media such as Nutrient Broth (NB) and Nutrient Agar (NA) and selective-differential media such as Mannitol Salt Agar (MSA) and MacConkey Agar. After that, bacteria are identified through Gram staining, catalase test, hemolysis test, and molecular identification through 16S rRNA gene analysis. Bacterial resistance to several antibiotics will also be tested through Antimicrobial Susceptibility Testing (AST) with the Kirby-Bauer method. The main parameters that will be observed in this study are the level of similarity of the 16S rRNA gene sequence results obtained with the GenBank database and the resistance of bacteria to antibiotics, while the supporting parameters that will be observed in this study are bacterial growth on growth media, colony and bacterial cell morphology, catalase enzyme activity, bacterial hemolysis properties, and DNA purity and concentration.
The results showed that the bacteria identified from the milk of subclinical mastitis cows in Sukabumi Farm were Bacillus altitudinis strain 41KF2b, Bacillus safensis strain FO-36B, Bacillus cereus stran CCM 2010, and Staphylococcus epidermidis strain NRBC 100911. The bacteria identified had quite high resistance or resistant to antibiotics amoxycillin/clavulanic acid (28.57%), oxacillin (28.57%), and cefoxitin (28.57%), but were still sensitive to antibiotics gentamicin (0%) and ciprofloxacin (0%) so both antibiotics could be taken into consideration in controlling subclinical mastitis.
Kata kuncigen 16S rRNA, identifikasi molekuler, mastitis subklinis, uji resistensi terhadap antibiotik
Pembimbing 1Dra. Dyah Fitri Kusharyati, M.P.
Pembimbing 2Dr. Nova Dilla Yanthi, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman83
Tgl. Entri2025-02-10 13:15:09.442857
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.