Artikel Ilmiah : E1A020018 a.n. MIRA CALLISTA SHABRINA

Kembali Update Delete

NIME1A020018
NamamhsMIRA CALLISTA SHABRINA
Judul ArtikelIMPLEMENTASI HUKUM PROGRAM REHABILITASI SOSIAL BAGI PEREMPUAN PENYANDANG DISABILITAS MENTAL (Studi di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Martani,Kab.Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi hukum program rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas mental serta faktor yang cenderung memengaruhi implementasi hukum program rehabilitasi sosial bagi perempuan penyandang disabilitas mental di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Martani Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis yuridis empiris. Pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode wawancara, studi pustaka, dan studi dokumen. Metode pengolahan data menggunakan teknik reduksi data, display data, dan kategorisasi data yang disajikan secara teks naratif. Analisis data dengan metode analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum program rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas mental di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Martani Kab.Cilacap telah terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari parameter sebagai berikut: tahap pendekatan awal terlaksana dengan baik; tahap pengungkapan dan pemahaman masalah terlaksana dengan baik; tahap penyusunan rencana pemecahan masalah terlaksana dengan baik; tahap pemecahan masalah terlaksana dengan baik; tahap resosialisasi terlaksana dengan baik; tahap terminasi terlaksana dengan baik; tahap bimbingan lanjut terlaksana dengan baik. Terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat yang cenderung memengaruhi implementasi hukum program rehabilitasi sosial bagi perempuan penyandang disabilitas mental. Faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana yang lengkap; terpenuhinya Sumber Daya Manusia; adanya dukungan dari pihak keluarga dan lingkungan masyarakat, sedangkan faktor penghambat meliputi persetujuan keluarga yang tidak mudah didapatkan; kondisi kesehatan fisik penerima manfaat yang tidak prima; adanya kasus tidak diterima kembalinya penerima manfaat oleh keluarga dan lingkungan masyarakat; tidak adanya dokter yang siaga (stand by) di RSPDM Martani.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine and analyze the legal implementation of social rehabilitation programs for women with mental disabilities and factors that tend to influence the legal implementation of social rehabilitation programs for women with mental disabilities at the Martani Mental Disability Social Service House, Cilacap Regency. This research uses a qualitative research approach method with an empirical juridical analysis approach. Research sampling using purposive sampling. The types of data used include primary and secondary data obtained using interviews, literature studies, and document studies. Data processing methods using data reduction techniques, data display, and data categorization presented in narrative text. Data analysis using content analysis and comparative analysis methods. The results showed that the legal implementation of social rehabilitation programs for persons with mental disabilities at the Martani Mental Disability Social Service House, Cilacap Regency has been well implemented. This can be seen from the following parameters: the initial approach stage is well implemented; the disclosure and understanding of the problem stage is well implemented; the problem-solving plan preparation stage is well implemented; the problem-solving stage is well implemented; the resocialization stage is well implemented; the termination stage is well implemented; the further guidance stage is well implemented. There are supporting factors and inhibiting factors that tend to influence the legal implementation of social rehabilitation programs for women with mental disabilities. Supporting factors include complete facilities and infrastructure; fulfillment of Human Resources; support from the family and community environment, while inhibiting factors include family approval that is not easy to obtain; the physical health condition of the beneficiaries is not excellent; there are cases that the beneficiaries are not accepted by the family and community environment; there is no doctor on (standby) at RSPDM Martani.
Kata kunciImplementasi Hukum; Rehabilitasi Sosial;Perempuan Penyandang Disabilitas Mental
Pembimbing 1Alef Musyahadah Rahmah, S.H., M.H.
Pembimbing 2Nurani Ajeng Tri Utami, S.H., M.H.
Pembimbing 3Nayla Alawiya, S.H.,M.H.
Tahun2025
Jumlah Halaman24
Tgl. Entri2025-02-07 13:28:22.092537
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.