| NIM | F1F018005 |
| Namamhs | DEA CHANTICA RACHMAH SARI |
| Judul Artikel | Analisis Sustainable Development Diplomacy Poin 17: Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan di Ethiopia Tahun 2015-2020 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya diplomasi pembangunan berkelanjutan dalam mencapai tujuan pembangunan global, khususnya dalam konteks negara berkembang seperti Ethiopia. Sebagai bagian dari Agenda 2030, Poin ke-17 Sustainable Development Goals (SDGs) menekankan kemitraan internasional sebagai faktor utama dalam mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan. Ethiopia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi pesat masih menghadapi tantangan sosial dan ekonomi, bergantung pada kemitraan strategis untuk mempercepat pencapaian target pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sustainable Development Diplomacy dalam SDGs Poin 17 di Ethiopia pada periode 2015–2020. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Data sekunder diperoleh dari jurnal akademik, laporan kebijakan, serta publikasi dari organisasi internasional. Analisis dilakukan menggunakan konsep Sustainable Development Diplomacy dengan tujuh diagnostik utama dalam diplomasi pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ethiopia menjalin kemitraan strategis dengan berbagai aktor internasional, seperti Korea Selatan melalui KOICA, China melalui Belt and Road Initiative (BRI), serta Uni Eropa melalui program pendanaan pembangunan. Kemitraan ini berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan sektor ekonomi. Namun, terdapat tantangan dalam implementasinya, seperti ketergantungan pada investasi asing, ketidakseimbangan dalam hubungan antar pihak, serta dinamika politik domestik yang memengaruhi efektivitas kerja sama. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah fokus yang hanya pada periode 2015–2020 dan ketergantungan pada data sekunder yang dapat mengalami keterbatasan aksesibilitas dan objektivitas. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan pendekatan studi kasus lapangan disarankan untuk memperdalam analisis mengenai efektivitas kemitraan dalam diplomasi pembangunan berkelanjutan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study is motivated by the importance of sustainable development diplomacy in achieving global development goals, particularly in the context of developing countries such as Ethiopia. As part of the 2030 Agenda, Sustainable Development Goal (SDG) 17 emphasizes international partnerships as a key factor in supporting the implementation of sustainable development. Ethiopia, as a country experiencing rapid economic growth but still facing social and economic challenges, relies on strategic partnerships to accelerate the achievement of its development targets. This study aims to analyze the implementation of Sustainable Development Diplomacy within SDG 17 in Ethiopia during the 2015–2020 period. The research employs a qualitative descriptive method with a literature review approach. Secondary data were obtained from academic journals, policy reports, and publications from international organizations. The analysis was conducted using the concept of Sustainable Development Diplomacy, focusing on seven key diagnostics in sustainable development diplomacy. The results showed that Ethiopia established strategic partnerships with various international actors, such as South Korea through KOICA, China through the Belt and Road Initiative (BRI), and the European Union through development funding programs. These partnerships contributed to infrastructure development, human resource capacity building, and economic sector strengthening. However, challenges were identified in the implementation, including dependence on foreign investment, imbalances in partnerships, and domestic political dynamics affecting the effectiveness of cooperation. The limitation of this study lies in its focus solely on the 2015–2020 period and its reliance on secondary data, which may have limitations in accessibility and objectivity. Therefore, further research using a field case study approach is recommended to deepen the analysis of partnership effectiveness in sustainable development diplomacy. |
| Kata kunci | Suistainable Development Goals, Diplomasi Pembangunan Berkelanjutan, SDGs Poin 17, Ethiopia |
| Pembimbing 1 | Dr. Tundjung Linggarwati, S.IP, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Fitri Adi Setyorini, S.I.P., M.H.I. |
| Pembimbing 3 | Soni Martin Anwar, S.IP., MA. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 42 |
| Tgl. Entri | 2025-02-07 13:08:14.611552 |
|---|