| NIM | J1D020017 |
| Namamhs | CARLA CARMELITA |
| Judul Artikel | Representasi Perempuan dalam Novel Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha (Kajian Feminisme) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perempuan sering dijadikan objek kajian dalam karya sastra karena karakteristik dan kompleksitas emosionalnya yang membuat sudut pandang perempuan dianggap menarik bagi banyak pengarang. Peran serta kedudukan perempuan dalam sebuah karya sastra Indonesia masih menunjukkan adanya dominasi laki-laki terhadap perempuan. Pemikiran bahwa laki-laki menguasai berbagai bidang dalam perannya, yaitu mulai dari politik, sosial, dan budaya, menghasilkan anggapan bahwa kedudukan perempuan dapat ditentukan oleh laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perempuan dan bentuk feminisme dalam novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha. Novel ini menawarkan sudut pandang yang kritis terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dalam konteks sosial, budaya, dan gender di masyarakat. Fokus penelitian terletak pada bagaimana perempuan digambarkan, baik sebagai subjek maupun objek, serta pada peran, identitas, dan relasi kuasa yang tercermin dalam alur cerita, karakterisasi, dan narasi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian feminisme, khususnya teori liberal dan radikal. Data utama berupa teks naratif dalam novel, yang dianalisis untuk mengungkap nilai-nilai gender, kritik sosial, dan dinamika kekuasaan yang memengaruhi posisi perempuan. Selain itu, penelitian ini juga mempertimbangkan konteks budaya dan sejarah yang melatarbelakangi penulisan novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malam Seribu Jahanam merepresentasikan perempuan sebagai individu yang kompleks, menghadapi tekanan patriarki dan ketidakadilan gender, tetapi sekaligus mampu menunjukkan perlawanan dan otonomi. Karya ini secara kritis merefleksikan kondisi perempuan dalam menghadapi struktur sosial yang tidak setara, serta menggambarkan perjuangan mereka untuk menemukan identitas dan kebebasan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Women are often used as objects of study in literary works because of their characteristics and emotional complexity that make the female point of view considered interesting for many authors. The role and position of women in Indonesian literature still shows the dominance of men over women. The idea that men control various fields in their roles, from politics, social, and culture, results in the assumption that women's position can be determined by men. This research is analyze the representation of women and forms of feminism in the novel Malam Seribu Jahanam by Intan Paramaditha. This novel offers a critical perspective on the various problems faced by women in the social, cultural, and gender contexts in society. The focus of the research lies on how women are portrayed, both as subjects and objects, as well as on the roles, identities, and power relations reflected in the storyline, characterization, and narration. The method used is descriptive qualitative analysis with the approach of feminism studies, especially liberal and radical theories. The main data is in the form of narrative text in the novel, which is analyzed to reveal gender values, social criticism, and power dynamics that affect women's position. In addition, this study also considers the cultural and historical context behind the writing of the novel. The results show that Malam Seribu Jahanam represents women as complex individuals, facing patriarchal pressure and gender injustice, but at the same time able to show resistance and autonomy. The work critically reflects the condition of women in the face of unequal social structures, and depicts their struggle to find identity and freedom. |
| Kata kunci | representasi, feminisme, Malam Seribu Jahanam, Intan Paramaditha |
| Pembimbing 1 | M. Riyanton, S.S., M.Pd. |
| Pembimbing 2 | Vera Krisnawati, S.S., M.Pd. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2025-02-07 12:24:53.520356 |
|---|