Artikel Ilmiah : I1A021033 a.n. FASA FANKA AFRAISA

Kembali Update Delete

NIMI1A021033
NamamhsFASA FANKA AFRAISA
Judul ArtikelFaktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Di Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang
terus meningkat di seluruh dunia serta menjadi penyebab utama kematian dini, sehingga harus
dilakukan pengelolaan faktor risiko agar kejadian hipertensi dapat dicegah dan angka kejadian
hipertensi dapat menurun. Berbagai faktor risiko seperti kebiasaan mengonsumsi makanan asin,
aktivitas fisik, kualitas tidur dan paparan asap rokok berkontribusi terhadap kejadian hipertensi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap
kejadian hipertensi di Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas.
Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi kasus kontrol.
Populasi kasus adalah masyarakat yang menderita hipertensi di Desa Kalibagor, sedangkan populasi
kontrol adalah masyarakat yang tidak menderita hipertensi. Sampel diambil menggunakan teknik
consecutive sampling untuk kasus sebanyak 56 orang dan purposive sampling untuk kontrol dengan
jumlah sebanyak 56 orang (rasio 1:1). Analisis data meliputi analisis univariat, biavariat dengan uji
Chi-Square, dan multivariat dengan regresi logistik.
Hasil Penelitian: Variabel yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi dalam penelitian ini
adalah kebiasaan mengonsumsi makanan asin (p-value = 0,021; OR = 4,381), aktivitas fisik (p-value
= 0,003; OR = 4,513), kualitas tidur (p-value = 0,000; OR = 7,783). Variabel yang tidak berpengaruh
yaitu paparan asap rokok (p-value = 0,167)
Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian hipertensi dalam penelitian ini
adalah kualitas tidur. Upaya edukasi dan perubahan perilaku sangat diperlukan untuk mengurangi
risiko hipertensi di masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Hypertension is one of the non-communicable diseases with an increasing prevalence
worldwide and is a leading cause of premature death. Therefore, risk factor management is essential
to prevent the occurrence of hypertension and and reduce its prevalence. Various risk factors, such
as the habit of consuming salty foods, physical activity, sleep quality, and exposure to cigarette
smoke, contribute the incidence of hypertension. The aim of this study is to identify factors that
influence the incidence of hypertension in Kalibagor Village, Kalibagor Sub-District, Banyumas
Regency.
Methods: This research is a quantitative study with a case-control design. The case population
consist of individuals with hypertension in Kalibagor Village, while the control population
comprises individuals without hypertension. The samples were selected using the consecutive
sampling technique for the cases, totaling 56 individuals and purposive sampling for the controls
with the same number of 56 individuals (1:1 ratio). Data analysis included univariate analysis,
bivariate analysis using the Chi-Square test, and multivariate analysis using logistic regression.
Results: Variables that influence the incidence of hypertension in this study are consuming salty
foods (p-value = 0,021; OR = 4,381), physical activity (p-value = 0,003; OR = 4,513, and sleep
quality (p-value = 0,000; OR = 7,783). The variable that did not have an influence was cigarette
smoke exposure (p-value = 0,167)
Conclusion: The most influential factor on the incidence of hypertension in this study was sleep
quality. Education and behaviour change efforts are needed to reduce the risk of hypertension in the
community.
Kata kunciHipertensi, makanan asin, aktivitas fisik, kualitas tidur, paparan asap rokok
Pembimbing 1Saudin Yuniarno
Pembimbing 2Septiono Bangun Sugiharto
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2025-02-07 11:48:29.618862
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.