Artikel Ilmiah : A1D020192 a.n. ALISHYA ZAHRA FAATHIRA

Kembali Update Delete

NIMA1D020192
NamamhsALISHYA ZAHRA FAATHIRA
Judul ArtikelAnalisis Vegetasi Gulma pada Perkebunan Kopi (Coffea sp.) di Kecamatan Sumbang dan Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berkembang di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Keberadaan gulma pada lahan perkebunan kopi menjadi faktor penting yang memengaruhi efisiensi fotosintesis dan akumulasi nutrisi pada tanaman kopi, sehingga pengendalian gulma diperlukan untuk mengurangi dampak negatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman jenis gulma dan menentukan gulma yang dominan pada perkebunan kopi di Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, dan Desa Kemawi, Kecamatan Somagede. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan identifikasi spesies gulma melalui plot sampling berukuran 0,5 × 0,5 m² dan kuantitatif menggunakan metode kuadrat untuk menganalisis vegetasi gulma. Hasil penelitian menunjukkan di Desa Sikapat terdapat 11 spesies gulma dengan total sebanyak 372 individu dan Borreria alata sebagai gulma dominan dengan nilai SDR 21,96%. Sementara itu, di Desa Kemawi ditemukan 7 spesies gulma dengan total sebanyak 63 individu dan Imperata cylindrica sebagai gulma dominan dengan nilai SDR 29,27%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Coffe is one of the growing plantation commodities in Banyumas Regency, Central Java Province. The presence of weeds in coffee plantations is an important factor affecting photosynthetic efficiency and nutrient accumulation in coffee plants, so weed control is needed to reduce their negative impact. This study aims to identify the diversity of weed species and determine the dominant weeds in coffee plantations in Sikapat Village, Sumbang Subdistrict, and Kemawi Village, Somagede Subdistrict. The research method used was qualitative by identifying weed species through sampling plots measuring 0.5 × 0.5 m² and quantitative using the quadrat method to analyze weed vegetation. The results showed that in Sikapat Village there were 11 weed species with a total of 372 individuals and Borreria alata as the dominant weed with an SDR value of 21,96%. Meanwhile, in Kemawi Village there were 7 weed species with a total of 63 individuals and Imperata cylindrica as the dominant weed with an SDR value of 29,27%.
Kata kuncigulma, nilai SDR, daun lebar, rerumputan, kopi
Pembimbing 1Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P.
Pembimbing 2Risqa Naila Khusna Syarifah S.P., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2025-02-07 11:41:12.448943
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.