Artikel Ilmiah : I1B021032 a.n. FEBRIANA NUR CHASANAH

Kembali Update Delete

NIMI1B021032
NamamhsFEBRIANA NUR CHASANAH
Judul ArtikelHubungan antara Efikasi Diri dengan Stres Kerja pada Sopir Ambulans Desa di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)atar Belakang: Sopir ambulans menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaannya seperti kesiapsiagaan 24 jam, kondisi jalan yang buruk, dan cuaca ekstrem yang dapat memicu stres kerja. Stres kerja yang dialami oleh sopir ambulans tentu saja memerlukan solusi dan strategi yang tepat. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi strategi koping stres adalah efikasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dengan stres kerja pada sopir ambulans desa di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan studi cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan partisipan penelitian berjumlah 31 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang menggunakan skala likert. Analisis bivariat menggunakan uji Somers’d.
Hasil Penelitian: Karakteristik partisipan mayoritas berusia 18-40 tahun dan keseluruhan berjenis kelamin laki-laki. Mayoritas partisipan memiliki memiliki efikasi diri tinggi yaitu sebanyak 18 (58,1%), efikasi diri sedang yaitu sebanyak 13 (41,9%) serta tidak ada partisipan yang memiliki efikasi diri rendah. Mayoritas partisipan memiliki tingkat stres kerja ringan yaitu sebanyak 20 (64,5%), stres kerja sedang yaitu sebanyak 11 (35,5%) serta tidak ada partisipan yang memiliki tingkat stres kerja yang tinggi. Hasil analisis uji Somers’d diperoleh nilai p=0,000 (p value > 0,05) dan r=-0,736 sehingga Ha diterima.
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara efikasi diri dengan stres kerja pada sopir ambulans desa dan didapatkan hubungan yang negatif pada kedua variabel.
Abtrak (Bhs. Inggris)poor road conditions, and extreme weather that can trigger work stress. The work stress experienced by ambulance drivers of course requires the right solutions and strategies. One of the factors that can affect stress coping strategies is self-efficacy. The purpose of this study is to analyze the relationship between self-efficacy and work stress in village ambulance drivers in Sumbang District, Banyumas Regency.
Methodology: This study uses a quantitative research design of correlational analysis with cross-sectional studies. Sampling used a total sampling technique with 31 research participants. The research instrument is in the form of a questionnaire that uses a Likert scale. Bivariate analysis using the Somers'd test.
Results: The characteristics of the majority of participants were 18-40 years old and all were male. The majority of participants had high self-efficacy, which was 18 (58.1%), medium self-efficacy, as many as 13 (41.9%), and no participant had low self-efficacy. The majority of participants had a mild level of work stress which was 20 (64.5%), moderate work stress which was 11 (35.5%) and no participant had a high level of work stress. The results of the analysis of the Somers'd test obtained a value of p=0.000 (p value > 0.05) and r=-0.736 so that Ha was accepted.
Conclusion: There was a significant relationship between self-efficacy and work stress in village ambulance drivers and a negative relationship was obtained in both variables.
Kata kunciefikasi diri, sopir ambulans, stres kerja
Pembimbing 1Dr. Ridlwan Kamaluddin, S.Kep., Ns., M.Kep
Pembimbing 2Wastu Adi Mulyono, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D
Pembimbing 3Dr. Sidik Awaludin, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB
Tahun2025
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2025-02-06 15:35:06.421786
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.