Artikel Ilmiah : A1D020108 a.n. MELI ISTI ROHMAH

Kembali Update Delete

NIMA1D020108
NamamhsMELI ISTI ROHMAH
Judul ArtikelPENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA DAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH KULIT BAWANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pakcoy merupakan komoditas sayuran dengan rasa sedikit manis, enak, renyah dan segar yang banyak diminati masyarakat sehingga potensial untuk dilakukan usaha pertanian. Tanaman ini membutuhkan hara N yang tinggi sehingga perlu dilakukan pemupukan. Penggunaan pupuk anorganik masih menjadi permasalahan sektor pertaniaan Indonesia yang dapat diatasi dengan perbaikan kualitas lahan melalui penambahan bahan organik. Kulit bawang merupakan salah satu limbah organik yang belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh urea terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy, 2) mengetahui pengaruh POC kulit bawang terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy, dan 3) mengetahui pengaruh interaksi aplikasi urea dan POC kulit bawang terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan kombinasi perlakuan dosis pupuk urea dengan dosis 0 g; 0,38 g; 0,57 g; dan 0,75 g per tanaman, dan bahan penyusun POC yaitu kulit bawang merah, kulit bawang putih, dan kulit bawang bombay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk urea berpengaruh nyata terhadap rerata bobot akar, luas daun, kehijauan daun, berat segar tanaman, dan berat tajuk tanaman pakcoy. Dosis pupuk urea 0,75 g/tanaman memberikan hasil terbaik pada variabel kehijauan daun, berat segar tanaman, dan berat tajuk tanaman. POC kulit bawang berpengaruh nyata terhadap rerata tinggi tanaman 14 HST dan 21 HST, diameter batang 14 HST dan 21 HST, bobot akar, dan kehijauan daun, dengan POC kulit bawang merah memberikan hasil terbaik pada tiap variabel. Terjadi interaksi antara dosis pupuk urea dengan bahan penyusun POC kulit bawang terhadap jumlah daun 14 HST dan 21 HST, dan kehijauan daun. Kombinasi perlakuan pupuk urea dosis 0,75 g/tanaman dengan POC kulit bawang merah memberikan hasil terbaik pada variabel kehijauan daun sebesar 61,1 unit, diameter batang 14 HST sebesar 7 mm, dan diameter batang 21 HST sebesar 9 mm.
Abtrak (Bhs. Inggris)Pakcoy is a vegetable commodity with a slightly sweet, delicious, crunchy, and fresh taste that is highly favored by the community, making it a promising prospect for agricultural businesses. This plant requires a high amount of nitrogen (N), necessitating fertilization. The use of inorganic fertilizers remains a challenge in Indonesia's agricultural sector, which can be addressed by improving soil quality through the addition of organic materials. Onion skins are one type of organic waste that has yet to be widely utilized. This study aims to: 1) determine the effect of urea on the growth and yield of pak choy, 2) examine the effect of onion skin liquid organic fertilizer (LOF) on the growth and yield of pak choy, and 3) analyze the interaction effect between urea and onion skin LOF on the growth and yield of pak choy. The research was conducted using a Randomized Block Design (RBD) method with combinations of urea fertilizer doses (0 g; 0.38 g; 0.57 g; and 0.75 g per plant) and LOF components derived from red onion skins, garlic skins, and shallot skins. The results showed that urea fertilizer dosage significantly affected the average root weight, leaf area, leaf greenness, plant fresh weight, and canopy weight of pak choy. A dosage of 0.75 g/plant yielded the best results for leaf greenness, plant fresh weight, and canopy weight variables. The onion peel LOF significantly influenced the average plant height at 14 days after planting (DAP) and 21 DAP, stem diameter at 14 DAP and 21 DAP, root weight, and leaf greenness, with LOF from red onion skins providing the best results for all variables. An interaction was observed between the urea fertilizer dose and the LOF component on the number of leaves at 14 DAP and 21 DAP, as well as on leaf greenness. The combination of 0.75 g/plant urea fertilizer with LOF from red onion skins produced the best results, with a leaf greenness level of 61.1 units, a stem diameter of 7 mm at 14 DAP, and a stem diameter of 9 mm at 21 DAP.
Kata kuncipupuk, pemupukan, urea, pupuk organik cair kulit bawang, pakcoy
Pembimbing 1Okti Herliana, S.P., M.P.
Pembimbing 2Dra. Nurtiati M.S.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2025-02-06 09:28:43.011191
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.