| NIM | P2BA11039 |
| Namamhs | MELLISA FITRIANI |
| Judul Artikel | MODEL KONSERVASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA TUMBUHAN AREN (Arenga pinnata) DI KAMPUNG ADAT KUTA Desa Karangpaningal, Tambaksari, Ciamis
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Aren [Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.] merupakan tumbuhan serbaguna yang memiliki manfaat ekologis dan nilai ekonomis yang tinggi. Masyarakat adat Kampung Kuta merupakan kelompok masyarakat adat yang memegang teguh kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Penghasilan utama masyarakat Kuta adalah kegiatan pembuatan gula aren dari nira aren yang banyak terdapat di Kuta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kecenderungan pertumbuhan populasi aren (A. pinnata) di kampung Kuta, (2) pola persebaran populasi aren (A. pinnata) di kampung Kuta, (3) upaya konservasi aren (A. pinnata) yang telah dilakukan masyarakat kampung Kuta. Lokasi penelitian dilaksanakan di kampung Kuta Desa Karangpaningal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis Propinsi Jawa Barat. Teknik pengumpulan data melalui sensus, metode wawancara terstruktur dan mendalam (in-depth interview), observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kecenderungan pertumbuhan populasi aren di kampung Kuta menurun. Pola persebaran aren (A. pinnata) di kampung Kuta memiliki pola sebaran berkelompok/agregat. Dan upaya konservasi aren melalui pemanfaatan berkelanjutan berbasis kearifan lokal tanpa disertai regenerasi aren oleh masyarakat setempat, tidak dapat menjaga keberlangsungan dan kelestarian populasi aren di kampung Kuta. Oleh karena itu, model konservasi aren melalui pemanfaatan berkelanjutan berbasis kearifan lokal masyarakat adat Kuta dapat dijadikan percontohan model konservasi sumberdaya hayati melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal, apabila disertai dengan kearifan lokal dalam upaya regenerasi aren oleh masyarakat adat Kuta. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Sugar palm [Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.] is a plant that has ecological benefits and high economic value. Indigenous peoples in Kuta village are indigenous groups of those who keep strongly local wisdom inherited from generation to generation. The main income of the Kuta community is making palm sugar from sugar palm sap that is widely available in Kuta. The purpose of this research was to determine: (1) the trend of population growth of A. pinnata in Kuta village, (2) the pattern of population distribution A. pinnata in the Kuta village, (3) the conservation of A. pinnata in Kuta village communities. The method used in this study was census, structured interviews and in-depth interviews method, observation and documentation. Survey result showed that the trend of population growth A. pinnata in Kuta village decreased. The distribution pattern of A. pinnata in Kuta village was in groups/aggregates. And conservation efforts of sugar palm by sustainable use based on local wisdom without sugar palm regeneration by local communities could not maintain the sustainability and conservation sugar palm populations in Kuta village. Therefore, the conservation model of sugar palm through sustainable use based on local wisdom indigenous peoples in Kuta village could be used as a demonstration conservation model of natural resources based on local wisdom, when accompanied with local wisdom in an effort to regenerate sugar palm by indigenous people in Kuta village. |
| Kata kunci | Conservation, Local Wisdom, Arenga pinnata, Kuta Village |
| Pembimbing 1 | Dr.rer.nat. Imam W.M.Z., MS. |
| Pembimbing 2 | Dr. Pudji Widodo, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|