| NIM | F1D021065 |
| Namamhs | BUNGA SEPTIANA LESTARI |
| Judul Artikel | Perspektif Ekofeminisme dan Wacana Krisis Kerusakan Alam di Indonesia dalam Situs Mongabay |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini membahas tentang wacana krisis kerusakan alam yang terjadi di Indonesia termuat dalam Situs Mongabay dilihat dari perspektif ekofeminisme. Tujuan artikel ini untuk mengetahui dan menjelaskan kecenderungan apa saja yang menjadikan Situs Mongabay mewacanakan krisis kerusakan alam di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga berusaha untuk memahami dan mendeskripsikan bagaimana Situs Mongabay mewacanakan krisis kerusakan alam dilihat melalui perspektif ekofeminisme di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian feminis yang menempatkan pengalaman perempuan sebagai sumber pengetahuan penting, yang sebelumnya terpinggirkan oleh dominasi laki-laki dalam produksi pengetahuan. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif dan pendekatan model analisis wacana historis Ruth Wodak. Hal itu diungkap melalui perencanaan teks, hubungan interdiskursif dan intertekstualnya, dan kecenderungan Situs Mongabay mewacanakan krisis kerusakan alam di Indonesia. Penelitian ini menunjukkan bahwa di antara beberapa situs yang membahas mengenai kerusakan alam, Situs Mongabay secara spesifik mengonstruksi narasi yang mengaitkan krisis kerusakan alam dengan penindasan terhadap perempuan yang terjebak dalam ketidakadilan gender, krisis kesehatan, dan ketidakberdayaan akibat kerusakan alam. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research discusses the discourse on the natural destruction crisis that occurred in Indonesia, contained on the Mongabay site, seen from an ecofeminist perspective. The purpose of this article is to find out and explain the tendencies that make the Mongabay site discuss the crisis of natural destruction in Indonesia. Apart from that, this research also seeks to understand and describe how the Mongabay Site discusses the crisis of natural destruction seen from an ecofeminist perspective in Indonesia. This research uses a feminist research methodology that places women's experiences as an important source of knowledge, which was previously marginalized by male dominance in knowledge production. Apart from that, this research also uses qualitative methods and the historical discourse analysis model approach of Ruth Wodak. This is revealed through the planning of the text, its interdiscursive and intertextual relationships, and the tendency of the Mongabay Site to discuss the crisis of natural destruction in Indonesia. This research shows that among several sites that discuss natural destruction, the Mongabay Site specifically constructs a narrative that links the natural destruction crisis with oppression of women who are trapped in gender inequality, health crises, and helplessness due to natural destruction. |
| Kata kunci | krisis kerusakan alam, perspektif ekofeminisme, wacana historis, situs mongabay, pembangunan |
| Pembimbing 1 | Triana Ahdiati, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Khairu Roojiqien Sobandi, S.IP., M.Si.,M.A.,Ph.D. |
| Pembimbing 3 | Khairurrizqo, S.IP.,M.IP. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 56 |
| Tgl. Entri | 2025-02-05 15:01:24.348202 |
|---|