Artikel Ilmiah : G1A021072 a.n. ASMA MUTHIA KAMILA

Kembali Update Delete

NIMG1A021072
NamamhsASMA MUTHIA KAMILA
Judul ArtikelGambaran Histopatologi Ginjal Tikus (Rattus norvegicus) Pada Beberapa Keadaan Tenggelam di Air Tawar
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Penegakan diagnosis kematian akibat tenggelam adalah salah
satu praktik yang paling sulit dalam bidang forensik kedokteran. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis perbedaan gambaran histopatologi ginjal tikus pada
berbagai kondisi tenggelam di air tawar.
Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan gambaran histopatologi ginjal tikus pada
berbagai kondisi tenggelam di air tawar
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian post test only. Tikus dibagi
ke dalam tiga kelompok: (1) tenggelam dalam kondisi hidup, (2) tidak sadar, dan
(3) mati. Setelah perlakuan, ginjal tikus diambil untuk preparasi histopatologi
dengan pewarnaan hematoxylin-eosin. Preparat diaamati di bawah mikroskop
dengan mengevaluasi perubahan glomerulus dan tubulus-interstitium.
Hasil: Perubahan gambaran histopatologi terbanyak ditunjukkan oleh kelompok
hidup. Hasil uji analisis data Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang
signifikan (p<0.05) pada gambaran histopatologi ginjal tikus. Hasil uji Post Hoc
Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) antar
kelompok, kecuali kelompok tidak sadar dengan mati.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan
hidup, tidak sadar, dan mati.
Kata Kunci: Air tawar, asfiksia, ginjal, histopatologi, tenggelam
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Diagnosing death due to drowning remains one of the most
challenging practices in forensic medicine. This study aims to analyze the
differences in histopathological features of rat kidneys under various conditions of
drowning in freshwater.
Objective: To examine the differences in histopathological features of rat kidneys
under different conditions of freshwater drowning.
Methods: This study employed a post-test only design.. Rats were divided into three
groups: (1) drowned while alive, (2) drowned while unconscious, and (3) drowned
post-mortem). Kidney samples were collected and prepared for histopathological
examination using hematoxylin-eosin staining. Slides were observed under a
microscope to evaluate changes in the glomeruli and tubulointerstitial structures.
Results: The most severe histopathological changes were observed in the group
drowned while alive. Kruskal-Wallis analysis showed significant differences
(p<0.05) in kidney histopathological features among the groups. Post-hoc MannWhitney tests revealed significant differences (p<0.05) between groups, except
between the unconscious and post-mortem groups.
Conclusion: There are significant differences in the histopathological features of
rat kidneys among the groups drowned while alive, unconscious, and post-mortem.
Keywords: asphyxia, drowning, freshwater, histopathology, kidne
Kata kunciAir tawar, asfiksia, ginjal, histopatologi, tenggelam
Pembimbing 1M. Zaenuri Syamsu Hidayat
Pembimbing 2 Lantip Rujito
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-02-05 13:24:19.558928
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.