Artikel Ilmiah : I1A021067 a.n. CHINTYA RISANDITYA ANNISA

Kembali Update Delete

NIMI1A021067
NamamhsCHINTYA RISANDITYA ANNISA
Judul ArtikelPengaruh Polusi Udara Rumah Tangga Terhadap Kejadian Asma Bronkial di Desa Banjarsari dan Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Terdapat berbagai faktor yang dapat memicu asma bronkial. Di antara faktor-faktor tersebut, polusi udara merupakan salah satu faktor yang dapat dicegah. Polusi udara merupakan faktor risiko utama asma bronkial, berkontribusi terhadap 15-30% kasus. Berbagai jenis pencemaran udara berasal dari asap rokok, asap bahan bakar padat atau emisi masakan, asap pembakaran sampah, dan asap obat nyamuk bakar.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan case control dan metode total sampling. Besar sampel penelitian ini adalah 99 orang yang terdiri dari 33 kasus dan 66 kontrol. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Penelitian ini dilaksanakan dengan izin etik yang dikeluarkan oleh Komite Etik Fakultas Ilmu Kesehatan, dengan nomor surat 1684/EC/KEPK/XI/2024.
Hasil: Terdapat hubungan antara perilaku kebiasaan merokok dengan kejadian asma bronkial (p= 0,025). Tidak ada hubungan antara kegiatan pembakaran sampah dengan kejadian asma bronkial (p= 0,081). Ada hubungan antara penggunaan obat nyamuk bakar dengan kejadian asma bronkial (p= 0,036). Tidak ada hubungan antara emisi masakan dengan kejadian asma bronkial (p=0,619). Terdapat pengaruh perilaku merokok (OR= 3,462) dan penggunaan obat nyamuk bakar (OR= 2,948) terhadap kejadian asma bronkial.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan merokok (OR= 3,462) dan penggunaan obat nyamuk bakar (OR= 2,948) dengan kejadian asma bronkial. Kebiasaan merokok merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya asma bronkial. Kata Kunci: asma bronkial, merokok, pembakaran sampah, obat nyamuk bakar, emisi masakan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: There are various factors that can trigger bronchial asthma. Among these factors, air pollution is one of the preventable ones. Air pollution is the primary risk factor for bronchial asthma, contributing to 15-30% of cases. Various types of air pollution originate from cigarette smoke, smoke from solid fuels or cooking emissions, smoke from burning waste, and smoke from mosquito coils.
Methods: This research is a quantitative study using a case-control approach and a total sampling method. The sample size for this study was 99 individuals, comprising 33 cases and 66 controls. The data analysis for this study will employ univariate, bivariate, and multivariate analyses. This research has been conducted with ethical clearance approval issued by the Faculty of Health Sciences Ethics Committee, with letter number 1684/EC/KEPK/XI/2024.
Results: There was a relationship between the behaviour of smoking habits and the occurrence of bronchial asthma (p= 0,025). There was no relationship between garbage burning activities and the occurrence of bronchial asthma (p= 0,081). There was a relationship between the use of mosquito coils and the occurrence of bronchial asthma (p= 0,036). There was no relationship between cooking emissions and the occurrence of bronchial asthma (p=0,619). There was an effect of smoking behaviour (OR= 3,462) and the use of mosquito coils (OR= 2,948) on the occurrence of bronchial asthma.
Conclusion: There is an association between the habit of smoking (OR= 3,462) and the use of mosquito coils (OR= 2,948) and the occurrence of bronchial asthma. The habit of smoking is the most influential factor on the occurrence of bronchial asthma.
Keywords: bronchial asthma, smoking, burning garbage, mosquito coil, cooking emissions.
Kata kunciasma bronkial, merokok, pembakaran sampah, obat nyamuk bakar, emisi masakan.
Pembimbing 1Saudin Yuniarno
Pembimbing 2Suratman
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2025-02-04 11:33:09.174122
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.