Artikel Ilmiah : I2A022006 a.n. FARRAS ARLINDA RACHMAWATI
| NIM | I2A022006 |
|---|---|
| Namamhs | FARRAS ARLINDA RACHMAWATI |
| Judul Artikel | ANALISIS FAKTOR RISIKO DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STROKE HEMORRHAGIC DAN NON HEMORRHAGIC PADA USIA 35-70 TAHUN DI RSUD BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abstrak Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka kematian tertinggi di dunia. Stroke hemorrhagic merupakan jenis stroke yang disebabkan pecahnya pembuluh darah di otak yang dapat mengancam nyawa pasiennya. Mortalitas dan morbiditas yang disebabkan oleh stroke hemorrhagic lebih tinggi dibandingkan stroke iskemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko apa saja yang menyebabkan terjadinya stroke hemorrhagic. Metode: penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan desain studi Crossectional yang dilakukan di RSUD Banyumas. Populasi penderita stroke sebanyak 402 pasien, sampel penelitian sejumlah 200 pasien yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Oktober 2024. Variabel yang diteliti adalah umur, jenis kelamin, keturunan, riwayat hipertensi, riwayat DM, dislipidemia, kebiasaan merokok, pola makan, aktivitas fisik, obesitas, dan kepatuhan kontrol. Data penelitian terdiri dari data sekunder yang diperoleh dari bagian rekam medis RSUD Banyumas dan data primer yang diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan software SPSS 23 dengan uji univariat, bivariat dengan chi square, dan multivariat dengan regresi logistik untuk menghitung odd ratio (OR). Hasil: Responden penelitian rata-rata berumur 57,4 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Variabel yang berpengaruh terhadap kejadian stroke hemorrhagic adalah ketidakpatuhan kontrol (p-value 0,000 dan OR sebesar 4,869), adanya riwayat hipertensi (p-value 0,004 dan OR sebesar 3,110), dan pola makan kurang baik (p-value 0,015 dan OR sebesar 2,204). Variabel yang tidak berpengaruh adalah umur, jenis kelamin, keturunan, riwayat DM, dislipidemia, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan obesitas. Kesimpulan: pasien yang memiliki riwayat hipertensi, pola makan kurang baik, dan tidak patuh kontrol pengobatan berisiko lebih besar untuk menderita stroke hemorrhagic. Kata Kunci: Stroke hemorrhagic , Kepatuhan Kontrol, Riwayat Hipertensi, Pola Makan |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Abstract Background: Stroke is one of the highest fatal non-communicable diseases worldwide. Hemorrhagic stroke is a type of stroke caused by the rupture of blood vessels in the brain, posing a serious threat to the patient's life. Mortality and morbidity due to hemorrhagic stroke are higher than those caused by ischemic stroke. This study aims to identify the risk factors associated with hemorrhagic stroke. Methods: This research is a quantitative analytical study with a Crossectional study design conducted at Banyumas Regional Hospital. The population of stroke sufferers was 402 patients, the research sample was 200 patients taken using random sampling techniques. The research was conducted from September to October 2024. The variables studied include age, gender, family history, history of hypertension, diabetes mellitus, dyslipidemia, smoking habits, dietary patterns, physical activity, obesity, and treatment adherence. The data comprised secondary data from the medical records department of Banyumas Regional Hospital and primary data collected through interviews using a questionnaire. Data analysis was conducted using SPSS 23 software with univariate tests, bivariate tests with chi-square, and multivariate logistic regression analysis. Results: The study respondents were, on average, 57.4 years old and predominantly female. Variables found to influence the occurrence of hemorrhagic stroke were treatment adherence (p-value 0.000 and OR of 4.869), history of hypertension (p-value 0.004 and OR of 3.110), and dietary patterns (p-value 0.015 and OR of 2.204). Variables that had no influence were age, gender, family history, history of diabetes mellitus, dyslipidemia, smoking habits, physical activity, and obesity. Conclusion: Patients with a history of hypertension, poor dietary patterns, and lack of treatment adherence have a higher risk of experiencing hemorrhagic stroke. It is hoped that families of stroke sufferers will pay more attention to compliance with control, diet and controlling the patient's hypertension. Keywords: Hemorrhagic Stroke, Treatment Adherence, Hypertension History, Dietary Patterns |
| Kata kunci | Stroke hemorrhagic , Kepatuhan Kontrol, Riwayat Hipertensi, Pola Makan |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Dwi S. S. Rejeki, S.KM., M.Kes(Epid) |
| Pembimbing 2 | Dr.Eri Wahyuningsih, S.Ked., M.Kes |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2025-02-04 10:55:48.058008 |