| NIM | B1J009134 |
| Namamhs | PUTRI EKA SARI |
| Judul Artikel | AKTIVITAS ENZIM SUPEROKSIDA DISMUTASE TIKUS DIABETES YANG DIBERI EKSTRAK DAUN KAPULAGA (Amomum cardamomum) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Diabetes merupakan penyakit dengan kegagalan sekresi, produksi dan resistensi insulin yang menyebabkan terjadinya kadar glukosa darah tinggi (hiperglikemia). Kondisi ini menimbulkan stres oksidatif yang menghasilkan radikal anion superoksida dan menyebabkan turunnya aktivitas superoksida dismutase (SOD). SOD adalah enzim antioksidan yang mereduksi radikal anion superoksida yang disebabkan oleh kondisi diabetes. Banyak pengobatan alami yang dipercaya memiliki kapasitas untuk memperbaiki status antioksidan dalam tubuh. Daun kapulaga dilaporkan mengandung flavonoid dan vitamin C yang terbukti secara in vitro sebagai antioksidan. Namun, belum ada data yang menunjukkan potensinya secara in vivo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas SOD tikus diabetes yang diberi EDK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 2 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan I, tikus diabetes diberi EDK 100 mg/kg BB, II tikus diabetes tanpa diberi EDK sebagai kontrol, setiap hari selama 21 hari. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak 4 kali: 0, 7, 14, dan 21 hari setelah perlakuan. Parameter yang diukur adalah penghambatan reduksi ferrisitokrom C. Data dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas SOD meningkat dari 256.7 U/mg protein menjadi 506.60 U/mg protein (P<0.01) pada tikus diabetes yang diberi EDK selama 14 hari. Kesimpulannya aktivitas SOD meningkat setelah 14 hari pemberian ekstrak daun kapulaga. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Diabetes is a disease characterized by abnormal insulin secretion, production, and insulin resistance. This condition cause oxidative stress which produce radical anion superoxide and decrease superoxide dismutase (SOD) activity. SOD is an antioxidant enzyme that can reduces anion superoxide which caused by diabetes. Many natural medicine are believed having the capacity to improve antioxidant status in the body. Cardamom’s leaf was reported containing flavonoids and vitamin C has been proven as in vitro antioxidant. However, there is no data that shows in vivo potency. This study was aimed to know the SOD activity of diabetic rats after treatment of cardamom’s leaf extract. This research used experimental method consist 2 treatment and 5 repetitions. First treatment was diabetic rats given a dose of 100mg/kg body mass of cardamom’s leaf extract (CLE) and second treatment was diabetic rats without CLE as control every day for 21 days. Blood sampling was performed 4 times : 0, 7, 14, 21 after treatment. Parameter measured were inhibition of ferricytokrom C reduction. Data were analyzed using unpaired t test. The result showed the highest SOD activity was 506.60 U/mg protein (P<0.01) in diabetic rats for 14 days CLE. The conclusions of this research are SOD activity increased after 14 days treatment of cardamom’s leaf extract. |
| Kata kunci | ekstrak daun kapulaga, superoksida dismutase, tikus diabetes |
| Pembimbing 1 | Dr. Sorta Basar Ida Simanjuntak, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Hery Winarsi, MS. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|