Artikel Ilmiah : C1G018011 a.n. AZALIA NABIILA PRAMESTI

Kembali Update Delete

NIMC1G018011
NamamhsAZALIA NABIILA PRAMESTI
Judul ArtikelIDENTIFICATION OF POTENTIAL SECTORS IN BARLINGMASCAKEB BEFORE AND DURING

THE COVID-19 PANDEMIC
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul: “IDENTIFIKASI SEKTOR POTENSIAL DI BARLINGMASCAKEB SEBELUM DAN
SELAMA PANDEMI COVID-19”. Pada masa pandemi beberapa sektor mengalami kemerosotan dan ada
kemungkinan terhenti total karena Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Kebumen dan
Cilacap (BARLINGMASCAKEB) menerapkan lockdown untuk menghindari kasus positif Covid-19 di
Kabupaten Banyumas semakin bertambah. Dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2021 menunjukkan ada
beberapa sektor yang mengalami peningkatan. Yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Sektor
Industri Pengolahan, Sektor Listrik dan Gas, Sektor Air Bersih, Sektor Pengolahan Air Limbah, dan Kegiatan
Remediasi, Sektor Informasi dan Komunikasi, Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi, serta Sektor Jasa
Kesehatan dan Kegiatan Sosial.
Dengan mengetahui sektor potensial di suatu daerah maka peluang daerah tersebut untuk
berkembang akan jauh lebih besar dibandingkan daerah yang tidak mengetahui sektor potensial di
daerahnya. Dan sudah sewajarnya jika suatu daerah memiliki sektor-sektor potensial yang mampu bersaing
dengan daerah lainnya. Untuk itu pemerintah daerah harus mengetahui sektor-sektor apa saja yang
mengalami perubahan sebelum dan saat Pandemi Covid-19 serta sektor-sektor apa saja yang berpotensi
untuk dikembangkan sehingga nantinya sektor-sektor tersebut dapat menjadi sektor potensial di daerah
tersebut.
Penelitian ini difokuskan pada sektor-sektor yang mengalami perubahan/pergeseran di Kabupaten
Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Kebumen, dan Cilacap (BARLINGMASCAKEB) sebelum dan saat
Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara terencana dan
sistematis untuk mendapatkan jawaban pemecahan masalah terhadap fenomena-fenomena tertentu yang
telah ditetapkan dalam penelitian ini, maka jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
pendekatan eksplanatori. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah overlay antara
analisis Growth Ratio Model (GRM) dan menggunakan analisis Location Quotient (LQ) kemudian overlay.
Dari hasil analisis yang telah dilakukan, maka telah teridentifikasi sektor-sektor ekonomi yang merupakan
sektor potensial di Kabupaten BARLINGMASCAKEB yaitu 1) Kegiatan Usaha, 2) Pertambangan dan
Penggalian, 3) Pertambangan dan Penggalian, 4) Industri Pengolahan, 5) Kegiatan Jasa Keuangan dan
Perasuransian. Agar sektor basis di wilayah BARLINGMASCAKEB dapat lebih terarah, maka diperlukan
penelitian lebih lanjut untuk memetakan secara spasial letak sektor unggulan yang telah teridentifikasi,
dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah BARLINGMASCAKEB.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled: “IDENTIFICATION OF POTENTIAL SECTORS IN BARLINGMASCAKEB BEFORE
AND DURING THE COVID-19 PANDEMIC”. During the pandemic, several sectors experienced a decline and
there was a possibility of a complete stop because Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Kebumen and
Cilacap (BARLINGMASCAKEB) Regencies implemented lockdowns to avoid more positive cases of Covid-19
Banyumas Regency. From 2015 to 2021, it shows that there are several sectors that have experienced an
increase. Agriculture, Forestry, and Fisheries Sector, Manufacturing Sector, Electricity and Gas Sector, Water
Supply Sector, Sewerage, Waste Management, and Remediation Activities, Information and Communication
Sector, Financial Services and Insurance Sector, and Health Services and Social Activities sectors.
Knowing the potential sectors in a particular area, the opportunity for the region to develop will be
much greater than areas that do not know the potential sectors in the area. And it is natural for a region to
have potential sectors that can compete with other regions. For this reason, local governments must know
which sectors have changed before and during the Covid-19 Pandemic and which sectors have the potential
to be developed so that later these sectors can become potential sectors in the area.

This research focuses on sectors that have undergone changes/shifts in Purbalingga, Banjarnegara,
Banyumas, Kebumen, and Cilacap (BARLINGMASCAKEB) Regencies before and during the Covid-19

Pandemic. This research is an activity carried out in a planned and systematic manner to get problem-
solving answers to certain phenomena this research has been established, so this type of research is

quantitative research with an explanatory approach. The data analysis technique used in this study is an
overlay between the Growth Ratio Model (GRM) analysis and use Location Quotient (LQ) analysis and then
overlay it. From the analysis that has been carried out, economic sectors that are potential sectors in
BARLINGMASCAKEB Regency have been identified, namely 1) Business Activities, 2) Mining and Quarrying,
3) Mining and Quarrying, 4) Processing Industry, 5) Financial Services and Insurance Activities. In order for
the basic sector in the BARLINGMASCAKEB area to be more focused, further research is needed to spatially
map the location of the identified leading sectors, by referring to the spatial plan of the BARLINGMASCAKEB
area.
Kata kunciCovid-19, Growth Ratio Model, Location Quotient, Sektor Potensial
Pembimbing 1Prof. Drs. Nurul Anwar, M.S, Ph.D
Pembimbing 2Arif Andri Wibowo, S.E.,M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2025-02-03 15:55:55.081675
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.