Artikel Ilmiah : I1B021022 a.n. DESI SRI RAHAYU
| NIM | I1B021022 |
|---|---|
| Namamhs | DESI SRI RAHAYU |
| Judul Artikel | Hubungan Dukungan Keluarga Dalam Kebersihan Menstruasi Dengan Gejala Pruritus Vulva |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang: Remaja berusia 10-14 tahun sering mengalami pruritus vulva. Pruritus vulva dapat disebabkan oleh kebersihan menstruasi. Orang tua adalah figur terdekat dalam memberikan informasi dan memperkuat perilaku remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dalam menstruasi dengan gejala pruritus vulva pada remaja putri awal. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 223 siswi SMP Negeri 2 Purwokerto dengan pengambilan sampel secara stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kebersihan menstruasi, gejala pruritus vulva, dan dukungan keluarga dalam kebersihan menstruasi. Analisis data menggunakan uji korelasi Somers'd gamma. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50,2% responden memiliki dukungan keluarga yang tinggi dalam kebersihan menstruasi. Perilaku kebersihan menstruasi yang baik sebanyak 82,8%. Remaja putri yang tidak mengalami gejala pruritus vulva 36,7%. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dalam kebersihan menstruasi dengan gejala pruritus vulva pada remaja putri (p-value = 0,000) dengan nilai r sebesar -0,718 sehingga kekuatan korelasinya kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dalam menstruasi dengan gejala pruritus vulva pada remaja putri awal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Adolescents 10-14 years old often experience vulvar pruritus. Vulvar pruritus can be caused by menstrual hygiene. Parents are the closest figure in providing information and reinforcing adolescent behavior. The purpose of this study was to determine the relationship between family support in menstrual hygiene with symptoms of vulvar pruritus in early adolescent girls. Methodology: The study used a cross sectional approach. The sample was 223 students of SMP Negeri 2 Purwokerto with stratified random sampling. Instruments used questionnaires of menstrual hygiene, vulvar pruritus symptoms, and family support in menstrual hygiene. Data analysis used Somers'd gamma correlation test. Results: The results showed that 50.2% of respondents had high family support in menstrual hygiene. Menstrual hygiene behavior was good 82.8%. Girls who did not experience symptoms of vulvar pruritus 36.7%. The correlation test showed a significant relationship between family support in menstrual hygiene and vulvar pruritus symptoms in early adolescent girls (p-value = 0.000) with an r value of - 0.718 so that the strength of the correlation was strong. Conclusion: There is a significant relationship between family support in menstrual hygiene and symptoms of vulvar pruritus in early adolescent girls. |
| Kata kunci | Dukungan; kebersihan menstruasi; gejala pruritus vulva |
| Pembimbing 1 | Nina Setiawati, M.Kep., Ns.Sp. Kep.M |
| Pembimbing 2 | Aprilia Kartikasari, S.Kep., Ns., M.Kep |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2025-02-03 09:42:09.879084 |