Artikel Ilmiah : I1B021077 a.n. INTAN NURAENI
| NIM | I1B021077 |
|---|---|
| Namamhs | INTAN NURAENI |
| Judul Artikel | Hubungan Kecerdasan Spiritual dengan Kepatuhan Pasien Menjalani Kemoterapi One Day Care di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Kemoterapi merupakan pengobatan sistemik untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker. Pasien yang menjalani kemoterapi mengalami masalah emosional, fisik dan psikologis yang berkontribusi terhadap kepatuhan kemoterapi. Kecerdasan spiritual merupakan dimensi kesejahteraan bagi pasien kanker untuk memberikan makna dan harapan hidup dan memberikan kenyamanan emosional yang dapat meningkatkan kepatuhan kemoterapi. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian yang secara khusus melihat kecerdasan spiritual memengaruhi kepatuhan kemoterapi. Metodologi: Penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan consecutive sampling dan didapatkan 107 responden pada Ruang Wijayakusuma RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Pengambilan data menggunakan kuesioner demografi, kuesioner SISRI (The Spiritual Intelligence Self-Report Inventory), dan kuesioner kepatuhan menjalani kemoterapi. Analisis data korelasi menggunakan uji Sommers’d. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan kepatuhan kemoterapi dengan korelasi yang kuat (p = 0,017, r = 0, 745). Kesimpulan: Terdapat korelasi yang kuat dan positif antara kecerdasan spiritual dengan kepatuhan kemoterapi. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan spiritual pasien kanker, semakin tinggi pula tingkat kepatuhan dalam menjalani kemoterapi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Chemotherapy is a systemic treatment to stop the growth of cancer cells. Patients undergoing chemotherapy experience emotional, physical and psychological problems that contribute to chemotherapy adherence. Spiritual intelligence is a dimension of well-being for cancer patients to give meaning and hope to life and provide emotional comfort that can improve chemotherapy adherence. Hence, there is a need for a study that specifically looks at spiritual intelligence influencing chemotherapy adherence. Methodology: The study used a correlational with a cross-sectional approach. The sample selection used nonprobability sampling technique with consecutive sampling and 107 respondents were obtained at Wijayakusuma Room, Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital. Data were collected using a demographic questionnaire, SISRI (The Spiritual Intelligence Self-Report Inventory) questionnaire, and chemotherapy compliance questionnaire. Correlation data analysis using Sommers'd test. Results: The results showed a significant relationship between spiritual intelligence and chemotherapy compliance with a strong correlation (p = 0.017, r = 0, 745). Conclusion: There is a strong and positive correlation between spiritual intelligence and chemotherapy adherence. This shows that the higher the spiritual intelligence of cancer patients, the higher the level of compliance in undergoing chemotherapy. |
| Kata kunci | Cancer, chemotherapy, chemotherapy adherence, spiritual intelligence |
| Pembimbing 1 | Agis Taufik, S.Kep., M. Kep., Ns. Sp. Kep. MB |
| Pembimbing 2 | Nuriya, S. Kep., M. Kep., Ns. Sp. Kep. MB |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2025-02-02 09:49:18.355279 |