Artikel Ilmiah : C1A021114 a.n. MUHAMMAD NAUFAL MUZHOFFAR
| NIM | C1A021114 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD NAUFAL MUZHOFFAR |
| Judul Artikel | Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan dan Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Magelang. |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Inti masalah kemiskinan adalah ketidakmampuan individu atau kelompok untuk memenuhi kebutuhan dasar akibat keterbatasan akses terhadap sumber daya, pendidikan, kesempatan kerja, dan layanan sosial, yang jika tingkat kemiskinan tinggi, dapat menyebabkan ketimpangan sosial, peningkatan kriminalitas, rendahnya produktivitas, dan lambatnya pertumbuhan ekonomi suatu negara. Penelitian ini melihat seberapa besar pengaruh variabel independen yang terdiri dari pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Kota Magelang pada jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan serta pengangguran yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kota Magelang pada jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diolah menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk melihat pengaruh jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif signifikan dalam jangka pendek serta tidak berpengaruh dalam jangka panjang, ketimpangan pendapatan tidak berpengaruh dalam jangka pendek serta berpengaruh negatif signifikan dalam jangka panjang dan variabel pengangguran berpengaruh negatif signifikan dalam jangka pendek serta tidak berpengaruh dalam jangka panjang di Kota Magelang pada tahun 2007-2023. Menurut hasil olah data bahwa sebesar 94,6% variabel pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan dan pengangguran mempengaruhi tingkat kemiskinan di Kota Magelang Implikasi penelitian ini berdasarkan kesimpulan tersebut adalah belum tepat sasarannya kebijakan yang dirancang oleh Pemerintah Kota Magelang dalam berupaya menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Magelang agar dapat dirasakan masyarakat pada jangka panjang, serta masih perlunya kebijakan yang tepat guna menurunkan tingkat ketimpangan pendapatan di Kota Magelang yang sampai saat ini menempati posisi pertama tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Keterbatasan penelitian ini yaitu data time-series yang hanya terdapat 17 tahun serta hanya berfokus membahas keterkaitan variabel makro terhadap kemiskinan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The core problem of poverty is the inability of individuals or groups to fulfill basic needs due to limited access to resources, education, employment opportunities, and social services, which if the poverty rate is high, can lead to social inequality, increased crime, low productivity, and slow economic growth of a country. This study looks at how much influence the independent variables consisting of economic growth, income inequality and unemployment have on the poverty rate in Magelang City in the short and long term. The purpose of this study is to determine the effect of economic growth, income inequality and unemployment on the poverty rate in Magelang City in the short and long term. This study uses secondary data processed using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) method to see the short-term and long-term effects. The results showed that the economic growth variable had a significant negative effect in the short term and no effect in the long term, income inequality had no effect in the short term and a significant negative effect in the long term and the unemployment variable had a significant negative effect in the short term and no effect in the long term in Magelang City in 2007-2023. According to the results of data processing, 94.6% of economic growth, income inequality and unemployment variables affect the poverty rate in Magelang City. The implication of this research based on the conclusion is that the policies designed by the Magelang City Government in reducing poverty level in Magelang City have not been targeted correctly so that it can be felt by the community in the long run, and there is still a need for appropriate policies to reduce the level of income inequality in Magelang City which until now occupies the first highest position in Central Java Province. The limitation of this study lies in the time-series data, which spans only 17 years, and its exclusive focus on examining the relationship between macroeconomic variables and poverty. |
| Kata kunci | Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan, Pengangguran dan Kota Magelang |
| Pembimbing 1 | Suharno |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2025-01-30 14:59:52.089486 |