Artikel Ilmiah : G1D009033 a.n. ANINDITA RATNA PRATIWI
| NIM | G1D009033 |
|---|---|
| Namamhs | ANINDITA RATNA PRATIWI |
| Judul Artikel | PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERKEMBANGAN BAYI DI DESA PANDAK KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Latar Belakang : Masa bayi merupakan masa keemasan dan masa kritis yang membutuhkan stimulasi dini untuk optimalisasi perkembangannya. Salah satu stimulasi yang dapat diberikan adalah pijat bayi. Tujuan : Mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap perkembangan pada bayi di desa Pandak Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Metode : Desain penelitian quasi experiment, pretest posttet with control group design dan total sampling digunakan dalam penelitian ini. Sampel merupakan bayi berusia 3-10 bulan berjumlah 19 bayi yang terdiri dari 10 bayi sebagai kelompok kontrol dan 9 bayi sebagai kelompok perlakuan. Analisis perbedaan perkembangan sebelum dan sesudah pijat bayi menggunakan Uji Wilcoxon, sedangkan analisis perbedaan perkembangan setelah dipijat menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil : Hasil uji Wilcoxon dengan α = 0,05 pada kelompok kontrol didapatkan nilai p= 0,131 dan nilai p= 0,046 pada kelompok intervensi. Hasil uji Mann Whitney didapatkan hasil nilai p= 0,879. Kesimpulan :Tidak ada pengaruh yang signifikan pijat bayi terhadap perkembangan. Saran : Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan meningkatkan jumlah sampel. Kata kunci : Pijat bayi, perkembangan Referensi : 35 (1986-2012) |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT Background: Infancy is either a golden or critical period in which early stimulations are required for optimizing development. One of stimulations that can be provided is baby massage. Purpose: This study was to determine the effect of baby massage on the infants’ developments at Pandak, Baturraden District, Banyumas. Method: A pre and post test with control group design was set to investigate totally 19 infants (3-10 months) which was divided into two groups. Ten infants were selected non-randomly as control group and nine as intervention group. Wilcoxon test was used to compare before and after data each group, while Mann Whitney test was used to compare the different value of both groups after intervention. Result: Wilcoxon test showed that p= 0.131 for control group and p= 0.046 for intervention group (α = 0.05), while Mann Whitney test showed p = 0.879(α = 0.05). Conclusion: Baby massage did not have a significant effect on infants development at Pandak, Baturraden District, Banyumas. Recommendation: Following researches were recommended to increase sample size. Keyword: baby massage, development Reference: 35 (1986-2012) |
| Kata kunci | Pijat bayi, perkembangan, baby massage, development |
| Pembimbing 1 | Haryatiningsih Purwandari, M.Kep.Ns.Sp.Kep.An. |
| Pembimbing 2 | Sulistiani,S.Kep.Ns. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 78 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |