| NIM | F1B021079 |
| Namamhs | MUHAMMAD AFIF RASYASAPUTRA |
| Judul Artikel | Implementasi SILON (Sistem Informasi Pencalonan) pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Transparansi merupakan salah satu prinsip yang wajib dipenuhi oleh KPU dalam menyelenggarakan pemilu yang berintegritas. Transparansi dalam pemilu di Indonesia penting untuk menjamin integritas proses demokrasi dan kepercayaan masyarakat. Untuk mendukung terciptanya transparansi dalam pemilihan umum, lembaga penyelenggara pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan Sistem Informasi Pencalonan (SILON). SILON adalah sistem dan teknologi informasi yang digunakan dalam memfasilitasi pengelolaan administrasi pencalonan. Tujuan dari penggunaan SILON selain meningkatkan transparansi juga meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang akurat, maka peneliti memilih informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling adalah teknik mengambil informan atau narasumber dengan tujuan tertentu sesuai dengan tema penelitian karena orang tersebut dianggap memiliki informasi yang diperlukan bagi penelitian. Uji validitas data menggunakan triangulasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024 sudah baik. Dari aspek isi kebijakan yaitu perubahan setelah kebijakan, SILON dapat memberikan perubahan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang awalnya menggunakan sistem manual menjadi lewat aplikasi. Dan dari sisi manfaat SILON bermanfaat bagi kelompok sasaran. Dalam penggunaannya SILON sangat membantu karena pasangan calon tidak perlu membawa dokumen fisik kemudian pengisian dokumen dapat dipantau oleh KPU yaitu KPU Provinsi Jawa Tengah dan bisa berkoordinasi dengan admin pasangan calon. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Transparency in elections is important to ensure the integrity of the democratic process and public trust. To support the creation of transparency in general elections, the election organizing body, the General Election Commission (KPU) launched the Candidacy Information System (SILON). SILON is a system and information technology used in facilitating the management of candidacy administration. The purpose of using SILON is not only to increase transparency but also to increase effectiveness and efficiency. The research method used is descriptive qualitative research method with a case study approach. In qualitative research to obtain accurate data, the researcher selects informants using purposive sampling technique. The purposive sampling technique is a technique of taking informants or sources with a specific purpose in accordance with the research theme because the person is considered to have the information needed for research. Data validity test using triangulation. The results of the study show that the implementation of the Candidacy Information System (Silon) in the 2024 Governor and Deputy Governor elections is good. From the aspect of policy content, namely changes after the policy, SILON can provide changes in the election of the Governor and Deputy Governor of Central Java, which initially used a manual system to be through the application. And in terms of benefits, SILON is beneficial for the target group. In its use, SILON is very helpful because candidate pairs do not need to bring physical documents, then filling out documents can be monitored by the KPU, namely the Central Java Provincial KPU and can coordinate with the admin of candidate. |
| Kata kunci | Implementasi, Sistem Informasi Pencalonan , Perubahan, Manfaat |
| Pembimbing 1 | Dra. Lilis Sri Sulistiani, M.M. |
| Pembimbing 2 | Dr. Hikmah Nuraini, S.Sos, M.PA. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2025-01-24 09:13:29.953234 |
|---|