Artikel Ilmiah : F1B021065 a.n. RAYHAN SATRIA BUANA
| NIM | F1B021065 |
|---|---|
| Namamhs | RAYHAN SATRIA BUANA |
| Judul Artikel | PENETAPAN PRIORITAS DAN PARTISIPASI MASYARAKAT (STUDI KASUS PERENCANAAN PEMBANGUNAN UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Prioritas perencanaan pembangunan adalah aspek penting bagi pemerintah daerah untuk menentukan arah pembangunan dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki. Bappelitbangda bertanggung jawab memastikan perencanaan pembangunan untuk pengentasan kemiskinan berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan penurunan kemiskinan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penetapan prioritas dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan untuk pengentasan kemiskinan. Penelitian ini dikaji menggunakan aspek-aspek perencanaan pembangunan menurut M.L. Jhingan yang meliputi prioritas, dan partisipasi masyarakat. Metode Penelitian adalah Metode Kualitatif, data yang digunakan diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data sekunder diperoleh dari laporan dan dokumen yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan. Validitas dan reliabilitas menggunakan teknik Triangulasi sumber. Penentuan prioritas yang baik terbukti mampu untuk menurunkan angka kemiskinan meskipun belum signifikan. Dalam penetapan prioritas Bappelitbangda Purbalingga melewati beberapa proses seperti Musrenbang dari tingkat desa hingga kabupaten di tingkat akhir untuk menetapkan rancangan prioritas yang sudah disusun sebelumnya, Musrenbang di Kabupaten Purbalingga telah dilaksanakan sesuai prosedur dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Tetapi tingkat partisipasi peserta forum sangat beragam. Kesimpulan penelitian ini adalah secara keseluruhan prioritas perencanaan pembangunan dalam pengentasan kemiskinan sudah berjalan sesuai prosedur yang ada dan memiliki hasil penurunan angka kemiskinan, namun masih perlu dilakukan perbaikan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Priority development planning is an important aspect for local governments to determine the direction of development by considering the resources they have. Bappelitbangda is responsible for ensuring that development planning for poverty alleviation runs according to procedures and results in a significant reduction in poverty. This research aims to analyze priority setting and community participation in development planning for poverty alleviation. This research was studied using aspects of development planning according to M.L. Jhingan which includes priorities and community participation. The research method is a qualitative method, the data used was obtained through interviews, observation and documentation. Secondary data sources were obtained from reports and documents related to development planning. Validity and reliability using source triangulation techniques. Determining good priorities has been proven to be able to reduce poverty rates, although not yet significantly. In determining priorities, Bappelitbangda Purbalingga goes through several processes such as Musrenbang from village to district level at the final level to determine the priority plans that have been prepared previously. Musrenbang in Purbalingga Regency has been carried out according to procedures and involves various elements of society. But the level of participation of forum participants varies widely. The conclusion of this research is that overall development planning priorities in poverty alleviation have been running according to existing procedures and have resulted in reducing poverty rates, but improvements still need to be made. |
| Kata kunci | Perencanaan Pembangunan, Prioritas, Partisipasi Publik, Pengentasan Kemiskinan |
| Pembimbing 1 | Dr. Tobirin, S.Sos., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Alizar Isna, S.Sos., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2025-01-23 15:09:33.741164 |