| NIM | J1A021041 |
| Namamhs | EDWARD DION SATRIA |
| Judul Artikel | A Violation of Politeness Maxims Analysis of Podcast Entitled “Nas Daily, Saya Di Tolak Masuk Indonesia!? Dengar Saya!! Nuseir Yassin – Deddy Corbuzier Podcast” |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kesopanan mengacu pada jenis perilaku komunikatif yang ditemukan di berbagai bahasa dan budaya. Namun, kesantunan sering kali dilanggar, terutama dalam acara bincang-bincang seperti podcast, yang semakin populer sejak tahun 2020. Penelitian ini meneliti pelanggaran maksim kesantunan Leech dalam episode podcast “NAS DAILY, SAYA DI TOLAK MASUK INDONESIA! DENGAR SAYA!! Nuseir Yassin - Deddy Corbuzier Podcast”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang dimaksudkan dari pelanggaran-pelanggaran tersebut dan klasifikasi tindak tutur. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini berfokus pada ujaran oleh pembawa acara, Deddy Corbuzier, dan narasumber, Nuseir Yassin (Nas Daily). Data dikumpulkan melalui purposive sampling, dengan cara mengunduh, mentranskrip, dan menganalisis podcast untuk mengetahui pelanggaran maksim kesantunan. Hasil penelitian menunjukkan adanya 19 kasus: Maksim kebijaksanaan (21%), maksim kedermawanan (11%), maksim penerimaan (21%), maksim kesepakatan (32%), maksim kerendahan hati (5%), dan maksim kesimpatian (10%). Pelanggaran berasal dari keyakinan, pengalaman, dan keinginan untuk mengekspresikan atau menyanggah pendapat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Politeness refers to a type of communicative behavior found across various languages and cultures. However, politeness is often violated, particularly in talk shows like podcasts, which have gained significant popularity since 2020. This research examines violations of Leech’s politeness maxims in the podcast episode “NAS DAILY, SAYA DI TOLAK MASUK INDONESIA!? DENGAR SAYA!! Nuseir Yassin – Deddy Corbuzier Podcast.” It aims to analyze these violations’ intended meanings and speech act classifications. Using a qualitative method, the study focuses on utterances by the host, Deddy Corbuzier, and the guest, Nuseir Yassin (Nas Daily). Data were collected through purposive sampling, involving downloading, transcribing, and analyzing the podcast for politeness maxim violations. The results reveal 19 instances: Tact maxim (21%), Generosity maxim (11%), Approbation maxim (21%), Agreement maxim (32%), Modesty maxim (5%), and Sympathy maxim (10%). Violations stem from their beliefs, experiences, and a desire to express or refute opinions. |
| Kata kunci | Pragmatics, Politeness, Maxim of Politeness, Speech Act, Deddy Corbuzier Podcast |
| Pembimbing 1 | Tri Wahyu Setiawan P., S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Hanifa Pascarina, S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 43 |
| Tgl. Entri | 2025-01-23 10:24:07.119276 |
|---|