| NIM | C1G020026 |
| Namamhs | ANGELINA AGUSTIN ARITONANG |
| Judul Artikel | PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PENGGUNAAN METODE PEMBAYARAN TUNAI DAN NON TUNAI TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR MANIS KECAMATAN PURWOKERTO BARAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini mengkaji pengaruh literasi keuangan, metode pembayaran tunai, dan metode pembayaran non-tunai terhadap pendapatan pedagang di Pasar Manis, Purwokerto Barat. Melalui metodologi kuantitatif, 124 pedagang disurvei menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengumpulkan data komprehensif tentang praktik keuangan dan tingkat pendapatan mereka. Literasi keuangan muncul sebagai faktor penting dalam membekali pedagang untuk membuat keputusan yang tepat, mengoptimalkan pengelolaan arus kas, dan meminimalkan risiko. Temuan penelitian menekankan bahwa pedagang dengan literasi keuangan yang lebih tinggi cenderung mengadopsi metode pembayaran yang beragam, yang secara signifikan meningkatkan operasi bisnis dan potensi pendapatan mereka. Selain itu, penelitian ini menyoroti peran penting sistem pembayaran digital, khususnya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dalam mentransformasi transaksi pasar tradisional. QRIS menyederhanakan proses pembayaran, mengurangi kesalahan transaksi, dan meningkatkan keamanan, menjadikannya metode yang disukai baik oleh pedagang maupun konsumen. Temuan ini menggarisbawahi perlunya pendidikan keuangan yang komprehensif dan adopsi teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di lingkungan pasar tradisional. Penelitian ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif melalui program literasi digital dan keuangan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study investigates the influence of financial literacy, cash payment, and cashless payment methods on the income of traders in Pasar Manis, West Purwokerto. Through a quantitative methodology, 124 traders were surveyed using structured questionnaires to collect comprehensive data on their financial practices and income levels. Financial literacy emerged as a critical factor in equipping traders to make informed decisions, optimize cash flow management, and minimize risks. The findings emphasize that traders with higher financial literacy tend to adopt diversified payment methods, which significantly improve their business operations and income potential. Moreover, this research highlights the pivotal role of digital payment systems, especially the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), in transforming traditional market transactions. QRIS simplifies payment processes, reduces transaction errors, and enhances security, making it a preferred method for both traders and consumers. These findings underscore the necessity for comprehensive financial education and technological adoption to support economic growth in traditional market environments. The study provides actionable insights for policymakers and stakeholders to foster inclusive economic development through digital and financial literacy programs. |
| Kata kunci | Literasi Keuangan, Pembayaran Tunai, Pembayaran Non Tunai, QRIS, Pendapatan Pedagang |
| Pembimbing 1 | Diah Setyorini Gunawan |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2025-01-23 08:04:34.065182 |
|---|