Artikel Ilmiah : D1A020118 a.n. MUHAMMAD TURIYANTO EUNPANGGIH

Kembali Update Delete

NIMD1A020118
NamamhsMUHAMMAD TURIYANTO EUNPANGGIH
Judul ArtikelPOTENSI INFEKSI CACING PARASIT DAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN PADA DOMBA YANG DIPELIHARA DI KANDANG PANGGUNG DAN LEMPRAKANDI CV LEMBUSARI FARM
Abstrak (Bhs. Indonesia)Usaha peternakan mempunyai peranan penting dalam aspek kehidupan masyarakat. Domba Garut telah lama menjadi salah satu ras domba yang populer dan penting di Indonesia, terutama dalam konteks pertanian dan peternakan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan cacing parasit dan pertambahan bobot badan harian pada domba anakan Garut yang dipelihara di kandang panggung dan kandang lemprakan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah masing-masing 3 ekor domba anakan Garut yang dipelihara di kandang panggung dan lemprakan di Lembusari Farm yang berumur 5-6 bulan. Pakan yang diberikan adalah pakan hijauan berupa rumput pakcong dan rumput odot serta diberikan pakan konsentrat. Pakan hijauan diberikan 2,2 kg per ekor per hari dan pakan konsentrat diberikan sebanyak 0,5 kg per ekor per hari. Data yang diambil adalah bobot domba yang ditimbang setiap minggu selama empat minggu untuk mengetahui pertambahan bobot badan harian domba anakan Garut yang dipelihara di kandang panggung dan lemprakan. Feses domba diambil dari kandang panggung dan lemprakan kemudian diuji mikroskopis di Balai Veteriner Purwokerto untuk mengetahui tingkat infeksi telur cacing. Penelitian ini mengkaji efek cacing parasit pada domba di dua jenis kandang, yaitu kandang panggung dan kandang lemprakan dengan metode apung untuk mengetahui jenis cacing perut dan metode sedimentasi untuk mengetahui jenis cacing hati serta perbedaan dalam pertambahan bobot badan harian (PBBH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa domba di kandang lemprakan mengalami infeksi cacing yang lebih tinggi, meliputi cacing Trichostrongyle sp dan Fasciola sp dibandingkan dengan domba di kandang panggung. Domba di kandang lemprakan menunjukkan sanitasi yang kurang optimal dan infeksi cacing yang lebih tinggi. Domba di kandang panggung mempunyai PBBH rata-rata 75 gram per ekor per hari, sementara domba di kandang lemprakan hanya 64,9 gram per ekor per hari. Disimpulkan bahwa domba yang dipelihara di kandang panggung lebih baik jika ditinjau dari tingkat infeksi cacing dan pertambahan bobot badan harian (PBBH).
Abtrak (Bhs. Inggris)Livestock farming plays an important role in many aspects of people's lives. Garut sheep has long been one of the popular and important sheep breeds in Indonesia, especially in the context of traditional agriculture and animal husbandry. This study aims to determine the differences in parasitic worm content and daily body weight gain in Garut sheep reared in stilt pens and throwing pens. The materials used in this study were 3 Garut ewes reared in stage pens and lemprakan pens at Lembusari Farm, each 5-6 months old. The feed given was forage feed in the form of pakcong grass and odot grass and concentrate feed. The data taken is the weight of the sheep which is weighed every week for four weeks to determine the daily body weight gain of Garut sheep reared in stage cages and slopes. Sheep feces were taken from the stage and lemprakan pens and then tested microscopically at the Purwokerto Veterinary Center to determine the level of worm egg infection. This study examined the effects of parasitic worms on sheep in two types of cages, namely stage cages and lemprakan cages using the floating method to determine the type of stomach worms and the sedimentation method to determine the type of liver worms and differences in daily body weight gain (PBBH). The results showed that sheep in lemprak pens had higher worm infections, including Trichostrongyle sp and Fasciola sp compared to sheep in stage pens. Sheep in slaughterhouse showed less optimal sanitation and higher worm infection. Sheep in stilt pens had an average PBBH of 75 grams per day, while sheep in lemprak pens had only 64.9 grams per day. It was concluded that sheep reared in stilt pens were better in terms of worm infection rate and daily weight gain (PBBH).
Kata kunciDomba, kandang, cacing parasit dan PBBH
Pembimbing 1Dr. Ir. Agustinah Setyaningrum, M.P., IPU., ASEAN Eng.
Pembimbing 2Dr. Ir. Yusmi Nur Wakhidati, S.Pt., M.Si., IPM.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2025-01-21 10:59:14.23754
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.