Artikel Ilmiah : F1B021081 a.n. KHANSA RENATA RAMADHANI

Kembali Update Delete

NIMF1B021081
NamamhsKHANSA RENATA RAMADHANI
Judul ArtikelEfektivitas Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Banyumas Tahun 2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kemiskinan ekstrem merupakan permasalahan kompleks yang memerlukan intervensi terukur untuk pengentasan yang berkelanjutan. Kabupaten Banyumas dengan tingkat kemiskinan ekstrem sebesar 0,76% pada tahun 2023, berupaya menanggulangi permasalahan ini melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Penelitian ini berfokus pada efektivitas program menggunakan lima dimensi Campbell yang terdiri dari keberhasilan program, keberhasilan sasaran, kepuasan terhadap program, tingkat output dan imput, dan pencapaian tujuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Sampel penerima manfaat dipilih dari 27 Kecamatan menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Banyumas secara umum tergolong efektif dalam kategori tinggi dengan presentase 81,8%. Presentase yang diperoleh dalam setiap dimensi yaitu dimensi keberhasilan program 58% tergolong dalam kategori sedang. Dimensi keberhasilan sasaran 71,6% tergolong dalam kategori sedang. Dimensi kepuasan terhadap program 59% tergolong dalam kategori sedang. Dimensi tingkat input dan output 61,4% tergolong dalam kategori sedang. Dimensi pencapaian tujuan menyeluruh 64,8% tergolong dalam kategori sedang.
Abtrak (Bhs. Inggris)Extreme poverty is a complex issue that requires a measured intervention for sustainable eradication. Banyumas Regency, with an extreme poverty rate of 0.76% in 2023, is striving to address this issue through the Unfit for Habitation House (RTLH) Program. This research focuses on the program's effectiveness using five Campbell dimensions consisting of program success, target success, satisfaction with the program, level of output and input, and goal achievement. The method used in this research is a descriptive quantitative method with data collection through questionnaires, interviews, and observations. The beneficiary sample was selected from 27 sub-districts using the Slovin formula. The results showed that the Unfit for Habitation House (RTLH) Program in Banyumas Regency was generally categorized as highly effective with a percentage of 81.8%. The percentages obtained in each dimension are: program success dimension 58% categorized as moderate. Target success dimension 71.6% categorized as moderate. Satisfaction with the program dimension 59% categorized as moderate. Input and output level dimension 61.4% categorized as moderate. Overall goal achievement dimension 64.8% categorized as moderate.
Kata kunciRumah Tidak Layak Huni, Kemiskinan Ekstrem, Efektivitas Program
Pembimbing 1Dr. Tobirin, M.Si
Pembimbing 2Shadu Satwika Wijaya, S.Sos, M. Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2025-01-20 11:31:15.398411
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.