Artikel Ilmiah : G1A020088 a.n. ALZAIROTUNNISA

Kembali Update Delete

NIMG1A020088
NamamhsALZAIROTUNNISA
Judul ArtikelHubungan Antara Personal Hygiene dan Karakteristik Tempat Tinggal Dengan Pediculosis Capitis Pada Santriwati Pondok Pesantren Darul Quran Karang Tengah Baturraden
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Pediculosis capitis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh
Pediculus humanus capitis yang dapat menyerang rambut dan kulit kepala. Penyakit ini
merupakan masalah kesehatan yang telah mendunia yang terjadi paling banyak pada
perempuan yang disebabkan karena personal hygiene buruk dan tingkat kepadatan hunian
yang tinggi.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan karakteristik tempat tinggal
dengan pediculosis capitis pada santriwati
Metode : Penelitian observasional analitik dengen proses pendekatan kasus cross sectional
study. Analisis data menggunakan uji Chi Square, Uji Fisher, dan Uji Pearson.
Hasil : Jumlah kejadian pediculosis capitis terbanyak didapatkan hasil 42,9% pada usia 13
tahun. Hasil uji Chi Square menunjukkan hubungan yang tidak signifikan antara personal
hygiene dengan pediculosis capitis. Uji Fisher menunjukkan hubungan yang signifikan
antara kepadatan hunian dengan pediculosis capitis. Uji Pearson tidak terdapat korelasi
antara personal hygiene dengan pediculosis capitis dan terdapat korelasi antara kepadatan
hunian dengan pediculosis capitis.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara personal hygiene dengan
pediculosis capitis dan terdapat hubungan yang signifikan antara kepadatan hunian dengan
pediculosis capitis di pondok pesantren Darul Quran Karang Tengah Baturraden tahun 2024.
Kata Kunci : Karakteristik Tempat Tinggal, Kepadatan Hunian, Pediculosis capitis,
Personal hyiene
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Pediculosis capitis is a skin disease caused by Pediculus humanus capitis
which can attack the hair and scalp. This disease is a global health problem that occurs
mostly in women due to poor personal hygiene and high levels of residential density.
Objective : To determine the relationship between personal hygiene and residence
characteristics with pediculosis capitis in female students.
Results : The highest number of cases of pediculosis capitis was 42.9% at the age of 13 years.
The Chi Square test results showed an insignificant relationship between personal hygiene
and pediculosis capitis. Fisher's test showed a significant relationship between residential
density and pediculosis capitis. The Pearson test found no correlation between personal
hygiene and pediculosis capitis and there was a correlation between residential density and
pediculosis capitis.
Conclusion : There is an insignificant relationship between personal hygiene and
pediculosis capitis and there is a significant relationship between residential density and
pediculosis capitis at the Darul Quran Karang Tengah Baturraden Islamic boarding school
in 2024.
Keyword : Residential Characteristics, Residential Density, Pediculosis capitis, Personal
hygiene
Kata kunciKarakteristik Tempat Tinggal, Kepadatan Hunian, Pediculosis capitis, Personal hyiene
Pembimbing 1Dr. dr. Ismiralda Oke Putranti, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV
Pembimbing 2dr. Lieza Dwianasari, S., M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-01-17 14:31:08.533983
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.