| NIM | B1J009196 |
| Namamhs | CHELSY RIRGIYENSI |
| Judul Artikel | Ukuran organ sistem reproduksi itik jantan yang disuplementasi probiotik MEP+ berbagai dosis selama 30 hari |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Probiotik MEP+ diketahui dapat meningkatkan bobot unggas dan sebagai pengefisiensi pakan, oleh karena itu penting diketahui efek probiotik MEP+ berbagai dosis terhadap aspek reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran organ Itik jantan yang disuplementasi probiotik MEP+ berbagai dosis selama 30 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu tanpa pemberian probiotik atau kontrol (K), dosis 0,75 ml/kg pakan (P1), dosis 1,5 ml/kg pakan (P2), dan dosis 3 ml/kg pakan (P3). Masing-masing perlakuan diulang 8 kali. Total itik 40 ekor dipelihara dalam kandang model lantai sistem kering. Pada hari ke-31 organ sistem reproduksi itik perlakuan diukur. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya rerata (±SD) bobot testis kanan dan kiri serta bobot hati dengan makin tingginya dosis probiotik yang diberikan, namun hasil analisis statistik tidak signifikan (P>0,05) kecuali proporsi bobot testis kanan kiri dengan bobot tubuh atau indeks gonadosomatik (GSI) yang berbeda sangat nyata (P<0,01) antar semua perlakuan berbagai dosis dibanding kontrol. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi bahwa perlakuan probiotik MEP+ berbagai dosis selama 30 hari tidak berpengaruh terhadap ukuran organ sistem reproduksi itik jantan kecuali mempengaruhi GSI itik jantan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Probiotics MEP+ can increase fowl weight and weft efficiency, therefore it is important to know probiotics MEP+ effect at different dosage toward reproduction aspect. This research aimed to examine duck reproduction organ size suplemented with probiotics MEP+ with different dosage within 30 days. This research used Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments with different dosages within 30 days which was without probiotic's application or control (K), 0,75 ml/kg wefts (P1) dose, 1,5 ml/kg wefts (P2) dose, and 3 ml/kg wefts (P3) dose. Each treatment repeated 8 times. Total 40 ducks raised in floor dry cage system. At 31st day of treatment duck reproduction system organ was measured. Whole results show increase average data (±SD) for weight of both right and left testis, and liver weight with highly probiotics dosage it, however the analysis result statistic not significant (P>0,05) except weight of right left testis with duck weight or gonadosomatic indeks (GSI) were very significant (P<0,01) among all treatment at different dosages was compared control. The results is confirmed that probiotic's MEP+ treatment with different dosages within 30 days gave no effect towards duck reproduction system organ size except to gonadosomatic indeks (GSI) male duck.
|
| Kata kunci | organ sistem reproduksi, itik jantan, dan probiotik MEP+. |
| Pembimbing 1 | Dra. Yulia Sistina, M.Sc. Stud., Ph.D |
| Pembimbing 2 | Dra. Farida Nur Rachmawati, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|