Artikel Ilmiah : B1J008033 a.n. AFIF NAUFAL ZAINURRAHMAN

Kembali Update Delete

NIMB1J008033
NamamhsAFIF NAUFAL ZAINURRAHMAN
Judul ArtikelMETAZOA PARASIT PADA IKAN KACANGAN (Megalaspis cordyla) DAN IKAN EKOR KUNING (Lutjanus vitta) YANG DIPASARKAN
DI TPI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap merupakan tempat pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan dari perairan Cilacap maupun Tegal.
TPI Pelabuhan Perikanan Samudera menjual berbagai jenis ikan tangkap, diantaranya ikan kacangan (Megalaspis cordyla) dan ikan ekor kuning (Lutjanus vitta). Kedua jenis ikan tersebut bersifat karnivora dengan memangsa ikan-ikan kecil dan Crustacea yang merupakan hospes intermedier dari beberapa jenis parasit. Kondisi tersebut memungkinkan ikan kacangan dan ikan ekor kuning dapat terinfeksi metazoa parasit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelimpahan metazoa parasit pada ikan kacangan dan ikan ekor kuning yang dipasarkan di TPI Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dan prevalensi ikan kacangan dan ikan ekor kuning yang terinfeksi metazoa parasit serta rasio parasit dari masing-masing spesies. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pengambilan sampel secara random sampling. Kelimpahan jenis metazoa parasit pada ikan kacangan dan ikan ekor kuning dianalisis menggunakan analisis varian. Besarnya jumlah ikan yang terinfeksi metazoa parasit diketahui dengan menghitung prevalensinya. Rasio parasit yang menginfeksi ikan dilakukan perhitungan persentase jumlah parasit yang ditemukan dibagi total metazoa parasit pada sampel. Hasil penelitian didapatkan 26 metazoa parasit meliputi 16 metazoa parasit ditemukan menginfeksi ikan kacangan dan 10 metazoa parasit menginfeksi ikan ekor kuning. Prevalensi ikan kacangan yang terinfeksi metazoa parasit sebesar 100% dan ikan ekor kuning 97.14%. Rasio metazoa parasit tertinggi pada ikan kacangan adalah Callitetrarhynchus sp. mencapai 20% dengan kelimpahan sebesar 5.536325 individu/individu. Rasio metazoa parasit tertinggi pada ikan ekor kuning adalah Ergasilidae indet. I sebesar 42.86% dengan kelimpahan sebesar 15.39915 individu/individu.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cilacap’s fishing port is the biggest fishing port in Java which is the best fisheries market from Cilacap and Tegal. Fish sold in this place such as Finny scad (Megalaspis cordyla) and Striped seaperch (Lutjanus vitta). Both fish are predator for small fish and Crustaceans which are intermediate host for some parasites. This condition would allow that both fish to be infected by metazoan parasites. This study aimed to determine diversity and abundance of metazoan parasites, and to determine prevalence of both fish that infected by parasites also ratio of parasite from each species. The used method was survey with random sampling technique. The abundance of each metazoan parasite was analyzed using analysis of variance. The amount of fish infected by metazoan parasites was determined with counting its prevalence. The ratio of each parasite which infected fish could be found out from the percentage of each parasite was found divided by total of metazoan parasites in samples. The result showed that there are 26 metazoan parasites, including 16 metazoan parasites from M. cordyla and 10 metazoan parasites from L. vitta. The prevalence of M. cordyla infected by metazoan parasite was 100%, and L. vitta was 97.14%. The highest infection ratio value in M. cordyla was Callitetrarhynchus sp. (20%) and its abundance value was 5.536325 individu/individu. Whereas, the highest infection ratio in L. vitta was Ergasilidae indet. I (42.86%) and its abundance value was 15.39915 individu/individu.
Kata kunciMetazoa, Parasit, Ikan kacangan, Ikan ekor kuning
Pembimbing 1Dra. Endang Srimurni K., S.U., Ph.D.
Pembimbing 2Drs. Edy Riwidiharso, M.S.
Pembimbing 3-
Tahun2013
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.