| NIM | F1F019040 |
| Namamhs | FIRZA AULIA ROSSANTI |
| Judul Artikel | Analisis Peningkatan Hate Crime Terhadap Warga Keturunan Asia Tahun 2020-2021 di Amerika Serikat Menurut Teori Konflik Johan Galtung |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peningkatan kekerasan berbasis kebencian terhadap masyarakat keturunan Asia di Amerika Serikat selama periode pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan teori konflik Johan Galtung untuk menganalisis dinamika sosial yang melatarbelakangi fenomena ini. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa insiden hate crime meningkat secara signifikan pada tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor-faktor penyebab utama termasuk retorika negatif dari tokoh politik yang menyebut COVID-19 sebagai "virus China" serta stigma yang muncul di media massa. Menurut data dari organisasi Stop AAPI Hate, insiden kejahatan kebencian terhadap warga keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik selama tahun 2020 dan 2021 mengalami peningkatan yang mencolok pada serangan fisik dan diskriminasi. Penelitian ini juga mengkaji respons masyarakat melalui gerakan sosial seperti Stop Asian Hate dan peran pemerintah dalam upaya menanggulangi diskriminasi. Mengacu pada teori konflik Johan Galtung, penelitian ini mengkaji bagaimana aspek-aspek kekerasan budaya dan aspek-aspek kekerasan struktural dapat menjadi pemicu dari kekerasan yang bersifat fisik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to explore the increase in hate-based violence against people of Asian descent in the United States during the COVID-19 pandemic. This research uses Johan Galtung's conflict theory to analyze the social dynamics behind this phenomenon. In this research, it was found that hate crime incidents increased significantly in 2020 compared to the previous year. The main contributing factors include negative rhetoric from political figures who call COVID-19 the "Chinese virus" as well as stigma that appears in the mass media. According to data from the organization Stop AAPI Hate, incidents of hate crimes against people of Asian and Pacific Islander descent during 2020 and 2021 saw a marked increase in physical attacks and discrimination. This research also examines the community's response through social movements such as Stop Asian Hate and the role of the government in efforts to overcome discrimination. Referring to Johan Galtung's conflict theory, this research examines how aspects of cultural violence and aspects of structural violence can trigger physical violence. |
| Kata kunci | Hate Crime, Covid-19, Asian Hate, Konsep Kekerasan, Amerika Serikat |
| Pembimbing 1 | Dr. Arif Darmawan, S.IP., M.Si |
| Pembimbing 2 | Nuriyeni Kartika Bintarsari, S.IP., M.A., Ph. D |
| Pembimbing 3 | Ayusia Sabhita Kusuma, S.IP., M.Soc.Sc |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 55 |
| Tgl. Entri | 2025-01-15 14:31:27.610653 |
|---|