Artikel Ilmiah : C1A021045 a.n. REGINA PRATISTA

Kembali Update Delete

NIMC1A021045
NamamhsREGINA PRATISTA
Judul ArtikelPengaruh Upah Minimum terhadap Pendapatan per Kapita dengan Kesempatan Kerja sebagai Variabel Pemediasi di Provinsi Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel upah minimum terhadap pendapatan per kapita melalui kesempatan kerja sebagai variabel pemediasi serta menggunakan variabel pengeluaran pemerintah dan pendidikan sebagai variabel kontrol, pada 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah tahun 2018-2022. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang dianalisis menggunakan regresi data panel dan dilengkapi dengan uji mediasi berupa analisis jalur dan uji sobel. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan software Eviews 12.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upah minimum berpengaruh negatif terhadap pendapatan per kapita. Pengeluaran pemerintah berpengaruh positif terhadap pendapatan per kapita. Pendidikan berpengaruh positif terhadap pendapatan per kapita. Kemudian, kesempatan kerja mampu memediasi variabel upah minimum terhadap pendapatan per kapita 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2018-2022.
Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa pemerintah diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat melalui program pelatihan dan pendidikan vokasi, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta meningkatkan alokasi anggaran untuk program-program yang mendukung pembangunan, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, pemerintah juga diharapkan dapat meningkatkan kesempatan kerja untuk mendorong peningkatan pendapatan per kapita.
Kata Kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, Jumlah Angkatan Kerja, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), PDRB, Investasi
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is a quantitative study that analyzes the effect of the minimum wage on per capita income, using employment opportunities as a mediating variable and using government spending and education variables as control variables, in 35 districts and cities in Central Java from 2018 to 2022. The study relies on secondary data, which is analyzed using panel data regression and supplemented by mediation tests, including path analysis and Sobel tests. Data processing was conducted with the assistance of EViews 12 software.
The results indicate that the minimum wage has a negative effect on per capita income, while government spending and education have positive effects. Additionally, employment opportunities mediate the relationship between the minimum wage and per capita income in the 35 districts and cities of Central Java from 2018 to 2022.
The implications of these findings suggest that the government should enhance community skills through vocational training and education programs, foster a favorable investment climate, and increase budget allocations for development initiatives, particularly in infrastructure, education, and health. Furthermore, the government is encouraged to create more employment opportunities to boost per capita income.
Keywords: Per Capita Income, Minimum Wage, Government Expenditure, Education, Employment Opportunity
Kata kunciKata Kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, Jumlah Angkatan Kerja, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), PDRB, Investasi
Pembimbing 1Istiqomah, S.E., M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Chairani Fadhila Pravitasari, S.E., M.Sc.
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2025-01-15 11:31:39.470664
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.