Artikel Ilmiah : B1J009144 a.n. GISTI RAHMAWATI

Kembali Update Delete

NIMB1J009144
NamamhsGISTI RAHMAWATI
Judul ArtikelAKTIVITAS SUPEROKSIDA DISMUTASE TIKUS DIABETES YANG DIBERI EKSTRAK BATANG KAPULAGA DAN GLIBENKLAMID
Abstrak (Bhs. Indonesia)Superoksida Dismutase (SOD) merupakan enzim antioksidan yang bertanggungjawab mengurangi radikal anion superoksida, yang diketahui sebagai pemicu terjadinya diabetes. Banyak bahan alami mengandung antioksidan, yang diyakini dapat memperbaiki status antioksidan seluler. Batang kapulaga dilaporkan mengandung senyawa flavonoid dan vitamin C, yang telah terbukti berperan sebagai antioksidan secara in vitro. Namun hingga saat ini belum ada data yang mengungkap potensinya secara in vivo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas SOD tikus sprague dawley diabetes yang diberi Ekstrak Batang Kapulaga (EBK) dan glibenklamid. Penelitian eksperimental ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tujuh ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu tikus diabetes yang diberi Ekstrak Batang Kapulaga (EBK) dengan dosis 100 mg/kg, dan glibenklamid 2 mg/kg. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak 3 kali dengan interval waktu selama 7 hari yaitu hari ke-0, 7, dan 14. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F, dilanjutkan uji BNT. Berdasarkan hasil uji didapatkan aktivitas SOD meningkat dari 4261,279 menjadi 6604,668 Unit/mg protein (P<0.01) pada kelompok tikus diabetes yang diberi EBK selama 14 hari. Kesimpulannya, ekstrak batang kapulaga mampu meningkatkan aktivitas SOD tikus diabetes.
Abtrak (Bhs. Inggris)Superoxide Dismutase (SOD) is an antioxidant enzyme which reduce anion superoxide radicals as well as known caused of diabetes. There are many natural additive was believed having capacity to repaired an antioxidant celluler status. Cardamom’s stem were reported containing flavonoid and vitamin C which have been proven as in vitro antioxidant. There was no data showing its in vivo potency. This study aims to knoe the SOD activity of diabetes rats which were given cardamom stem extract (CSE) and glibenclamide. The research carried out with the use of experimentally Randomized Design Complete (RAL) by administering treatment on diabetes rat without CSE and glibenclamide as a control, consist of 100 mg/kg bodymass CSE and 2 mg/kg bodymass glibenclamide. The experiment consists of 3 treatments with 7 repetitions, blood sampling carried out experiments as much as 3 times with intervals of 7 days once. The data was analyzed using a variety of analysis (ANOVA). The result showed that the SOD activity increased from 4261 Unit/mg protein to 6604,668 Unit/mg protein (P<0.01) in diabetes rats treatment by CSE for 14 days.
Kata kunciSOD, batang-kapulaga, tikus-diabetes.
Pembimbing 1Dra. Farida Nur Rachmawati,M.Si.
Pembimbing 2Dr. Ir. Hery Winarsi, M.S.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.