Artikel Ilmiah : C1A021048 a.n. OKTI DIYAH FATMAWATI
| NIM | C1A021048 |
|---|---|
| Namamhs | OKTI DIYAH FATMAWATI |
| Judul Artikel | ANALISIS PENGARUH BELANJA DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI 34 PROVINSI DI INDONESIA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah adalah melalui belanja daerah. Menurut teori Keynes, jika belanja pemerintah semakin tinggi, maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi pula. Namun, di Indonesia, 10 provinsi dengan belanja daerah tertinggi ternyata tidak termasuk dalam 10 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh belanja daerah yaitu belanja operasional, belanja modal, dan belanja transfer terhadap pertumbuhan ekonomi pada 34 provinsi di Indonesia tahun 2015-2022, dengan transfer pemerintah pusat sebagai variabel kontrol. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan alat analisis yang digunakan yaitu regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja modal dan belanja transfer berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi 34 provinsi di Indonesia tahun 2015-2022, sedangkan variabel belanja operasional dan transfer pemerintah pusat menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi 34 provinsi di Indonesia tahun 2015-2022. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap pengalokasian belanja operasional dan transfer pemerintah pusat agar alokasi belanja tepat sasaran dan efektif dalam mencapai tujuannya, serta pemerintah daerah dapat melakukan pengurangan alokasi dana dalam belanja operasional jika dinilai itu merupakan pemborosan agar dana tersebut dapat lebih banyak dialokasikan untuk belanja modal dan belanja transfer yang mana berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Regional expenditure is one of the strategies employed to boost regional economic growth. According to Keynesian economics, higher government expenditure leads to higher economic growth. However, in Indonesia, the 10 provinces with the highest regional expenditures are not among the 10 provinces with the highest economic growth rates. This study aims to analyze the effect of regional expenditure, namely operational expenditure, capital expenditure, and transfer expenditure, on economic growth in 34 provinces in Indonesia from 2015 to 2022, with central government transfers as a control variable. The study utilizes secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) and employs panel data regression as the analytical tool. The findings revealed that capital expenditure and transfer expenditure had a positive and significant effect on economic growth in the 34 provinces in Indonesia from 2015 to 2022. On the other hand, operational expenditure and central government transfers had a positive but insignificant effect on economic growth in the 34 provinces in Indonesia from 2015 to 2022. The implications of these findings suggest that the government needs to evaluate the allocation of operational expenditure and central government transfers to ensure that expenditure allocations are targeted and effective in achieving their goals. Additionally, regional governments can reduce the allocation of funds in operational expenditure if deemed wasteful, allowing more funds to be allocated for capital expenditure and transfer expenditure, which have a positive and significant effect on economic growth. |
| Kata kunci | Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Operasional, Belanja Modal, Belanja Transfer, Transfer Pemerintah Pusat |
| Pembimbing 1 | Ratna Setyawati Gunawan |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2024-12-27 10:15:38.07314 |