| NIM | K1A018049 |
| Namamhs | FACHRULROZY |
| Judul Artikel | EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI BIJI KAPULAGA (Amomum Cardamomum) DENGAN METODE MICROWAVE ASSISTED HYDRODISTILLATION |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Minyak atsiri merupakan salah satu komoditas unggulan agroindustri ekspor yang bisa menjadi andalan bagi Indonesia untuk mendapatkan devisa. Kapulaga (Amomum cardamomum) adalah salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Umumnya di Indonesia tanaman kapulaga digunakan sebagai penyedap masakan dan masih sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi minyak atsiri dengan kualitas baik. Pengambilan minyak atsiri dari kapulaga masih menggunakan metode konvensional yaitu menggunakan hydrodistillation yang membutuhkan waktu lama untuk menghasilkan minyak dengan mutu yang bagus. Tujuan penilitian ini adalah untuk menghasilkan minyak kapulaga menggunakan metode Microwave-Assisted Hydrodistillation (MAHD) dengan variasi solvent to feed ratio, daya microwave, dan ukuran partikel. Biji kapulaga kering dicacah kemudian diekstrak dengan pelarut air menggunakan microwave selama 90 menit, Minyak kapulaga yang diperoleh dianalisa menggunakan GC-MS. Penelitian ini dilakukan secara eksploratif dengan variasi solvent to feed ratio (1:5; 1:10; dan 1:15), daya microwave (150, 300, dan 450 watt), dan ukuran partikel (8, 14, dan 20 mesh). Hasil menunjukkan bahwa microwave hydrodistillation berpengaruh signifikan dalam meningkatkan rendemen serta kadar komponen senyawa utama 1,8-cineol. Ekstraksi minyak biji kapulaga dengan metode microwave assisted hydrodistillation berhasil dengan waktu 90 menit diperoleh kondisi terbaik yaitu dengan SFR 1:15, daya 450 dan ukuran partikel 8 mesh dengan rendemen tertinggi 4,5% dan kadar 1,8-cineol tertinggi yaitu sebesar 80,09%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Essential oil is one of the leading export agro-industrial commodities that could be a key source of foreign exchange for Indonesia. Cardamom (Amomum cardamomum) is one of the plants that produce essential oil. In Indonesia, cardamom is commonly used as a culinary flavoring and has great potential to be developed into high-quality essential oil. The extraction of essential oil from cardamom is still performed using conventional methods, such as hydrodistillation, which requires a long time to produce high-quality oil. This study aims to produce cardamom oil using the Microwave-Assisted Hydrodistillation (MAHD) method with variations in solvent-to-feed ratio, microwave power, and particle size. Dry cardamom seeds were crushed and extracted using water as a solvent with microwave assistance for 90 minutes. The resulting cardamom oil was analyzed using GC-MS. This exploratory research used variations in solvent-to-feed ratio (1:5, 1:10, and 1:15), microwave power (150, 300, and 450 watts), and particle size (8, 14, and 20 mesh). The results showed that microwave hydrodistillation significantly increased the yield and the concentration of the main component, 1,8-cineol. The extraction of cardamom seed oil using the microwave-assisted hydrodistillation method was successful, with the optimal condition achieved in 90 minutes using a solvent-to-feed ratio of 1:15, power of 450 watts, and particle size of 8 mesh, yielding the highest oil percentage of 4.5% and the highest 1,8-cineol concentration at 80.09%. |
| Kata kunci | Keywords: cardamom, microwave assisted hydrodistillation, 1,8-cineol, yield |
| Pembimbing 1 | Dr. Hartiwi Diastuti, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Egi Agustian, M. Eng |
| Pembimbing 3 | Suyata, S.Si., M.Si |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 66 |
| Tgl. Entri | 2024-12-19 10:28:42.300518 |
|---|