Artikel Ilmiah : I1B021089 a.n. SHAFIRA NUR SHAUMU

Kembali Update Delete

NIMI1B021089
NamamhsSHAFIRA NUR SHAUMU
Judul ArtikelAnalisis Perbedaan Kualitas Hidup Lansia yang Mengikuti Kelompok Tani dengan yang Tidak Mengikuti Kelompok Tani
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Seiring bertambah usia, lansia akan mengalami perubahan pada
aspek perkembangan fisik dan psikologis yang berdampak pada kualitas hidup.
Salah satu upaya peningkatan kualitas hidup lansia dapat dilakukan dengan
melakukan pemberdayaan. Wujud keberdayaan lansia dapat dilihat dari
produktivitas dalam bekerja, salah satunya bertani. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia yang mengikuti kelompok tani dengan
yang tidak mengikuti kelompok tani.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan desain cross
sectional. Pemilihan sampel dengan teknik simple random sampling dengan total
jumlah sampel 96 responden (48 responden untuk masing-masing kelompok) pada
Oktober 2024. Pengukuran menggunakan instrumen World Health Organization
Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF). Analisis data menggunakan uji t tidak
berpasangaan.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor kualitas hidup
yang signifikan antara lansia yang mengikuti kelompok tani dengan lansia yang
tidak mengikuti kelompok tani (nilai p=0,001). Kedua kelompok menunjukkan
perbedaan yang signifikan pada domain kesehatan fisik (nilai p=0,004) dan domain
hubungan sosial (nilai p=0,002).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan skor kualitas hidup yang signifikan antara lansia
yang mengikuti kelompok tani dengan yang tidak mengikuti kelompok tani. Namun
demikian, tidak semua domain memiliki perbedaan signifikan hanya pada domain
kesehatan fisik dan hubungan sosial karena aspek yang dapat membangun kualitas
hidup berasal dari multifaktorial kausal yang saling berhubungan satu sama lain.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: As people get older, the elderly would experienced changes in
developmental physical and psychological aspects that could be impacted their
quality of life. One effort to improve the quality of life of the elderly can be done
by empowering them. The manifestation of the empowerment of the elderly can be
seen from their productivity in working, one of which is farming. This study aims
to determined the difference in the quality of life of the elderly who join farmer
groups and those who do not join farmer groups
Method: This research was a comparative study with a cross-sectional designed.
Sample selection used simple random sampling with a total sample of 96
respondents (48 respondents for each group) in October 2024. Measurements used
the World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF)
instrument. Data analysis used unpaired t test.
Results: The quality of life scores of elderly individuals who were part of farmer
groups differed significantly from those of elderly individuals who were not (p
value=0.001). The two groups showed significant differences in the physical health
domain (p value=0.004) and the social relationships domain (p value=0.002).
Conclusion: There was a significant difference in quality of life scores between the
elderly who join farmer groups and those who do not join farmer groups.
Nevertheless, not all domains had significant differences only in the domain of
physical health and social relationships because the aspects that could’ve built
quality of life come from multifactorial causal interconnected with each other.
Kata kunciKualitas hidup, lansia petani, WHOQOL-BREF
Pembimbing 1Ns. Lita Heni Kusumawardani, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Kom
Pembimbing 2Ns. Eva Rahayu, S.Kep., M.Kep
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2024-12-10 11:50:17.199233
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.