Artikel Ilmiah : F1B019083 a.n. LATIFAH PRAMESTI MAHARANI
| NIM | F1B019083 |
|---|---|
| Namamhs | LATIFAH PRAMESTI MAHARANI |
| Judul Artikel | DESENTRALISASI PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS DI PUSAT DAUR ULANG SAMPAH KAMANDAKA KELURUHAN BOBOSAN, KABUPATEN BANYUMAS) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Permasalahan sampah banyak ditemui di Indonesia, terkhusus di Banyumas. Majunya suatu negara akan banyak menimbulkan tumbuhnya kota-kota besar yang menyebabkan produksi sampah semakin meningkat. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 yang telah berhasil diterapkan adalah “Sumpah Beruang” (Sulap Sampah Berubah Uang). Dalam pengolahan sampah tersebut diperlukan tata kelola sampah yang berkelanjutan, seperti Tempat Pembuangan Sementara (TPS) atau Pusat Daur Ulang (PDU) yang dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Akibatnya, sampah yang dihasilkan semakin menyusut dan tercipta ekonomi sirkular di masyarakat Banyumas. Salah satu Pusat Daur Ulang yang ada di Banyumas adalah Pusat Daur Ulang Kamandaka, Kelurahan Bobosan, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivitasan desentralisasi pengelolaan sampah di tingkat kelurahan dengan menciptakan Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah Kamandaka yang dikelola oleh Komunitas Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di Kelurahan Bobosan, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam penelitian. Penelitian ini akan berkonsentrasi pada seberapa efektif program desentralisasi pengelolaan sampah melalui Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah dalam mengelola sampah di Kabupaten Banyumas, serta faktor-faktor yang mendukung atau menghambat implementasinya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori efektivitas Menurut Muasaroh (2010) yang memiliki aspek-aspek; tugas dan fungsi, rencana atau program, ketentuan dan peraturan, serta tujuan atau kondisi ideal. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan beberapa konsep desentralisasi, yakni; peran organisasi lokal, penguatan organisasi lokal, kontribusi pemerintah, serta responsivitas. Berdasarkan aspek-aspek efektivitas dan beberapa konsep desentralisasi, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sampah di PDU Kamandaka Kelurahan Bobosan, Kabupaten Banyumas sudah berjalan dengan semestinya. Kata kunci: Pengelolaan Sampah, Desentralisasi, Efektivitas Desentralisasi |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Waste problems are encountered in Indonesia, especially in Banyumas. The progress of a country will cause a lot of growth in big cities which causes waste production to increase. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 that has been successfully implemented is the “Sumpah Beruang” (Sulap Sampah Berubah Uang). In the processing of waste, sustainable waste management is needed, such as Tempat Pembuangan Sementara (TPS) or Pusat Daur Ulang (PDU) managed by Non-Governmental Groups (KSM). As a result, the waste produced is shrinking and a circular economy is created in the Banyumas community. One of the Recycling Centers in Banyumas is the Kamandaka Recycling Center, Bobosan Village, Banyumas Regency. This study aims to determine the effectiveness of decentralization of waste management at the village level by creating the Kamandaka Pusat Daur Ulang (PDU) managed by Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) in Kelurahan Bobosan, Kabupaten Banyumas. The research method used is a type of qualitative research with a descriptive approach in research. This study will concentrate on how effective the decentralization of waste management program through the Pusat Daur Ulang (PDU) is in managing waste in Kabupaten Banyumas, as well as the factors that support or hinder its implementation. The theory used in this study is the Muasaroh (2010) theory of effectiveness which has aspects; duties and functions, plans or programs, provisions and regulations, and ideal goals or conditions. In addition, this research also uses several concepts of decentralization, namely; the role of local organizations, strengthening local organizations, government contributions, and responsiveness. Based on the aspects of effectiveness and several concepts of decentralization, it can be concluded that waste management in PDU Kamandaka, Bobosan Village, Banyumas Regency has been running properly. Keywords: Waste Management, Decentralization, Effectiveness of Decentralization |
| Kata kunci | Pengelolaan Sampah, Desentralisasi, Efektivitas Desentralisasi |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Drs. Guntur Gunarto, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Drs. Ali Rokhman, M.Si.,Ph.D. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 61 |
| Tgl. Entri | 2024-12-09 15:34:29.658113 |