| NIM | J1C019033 |
| Namamhs | QYARA ANANGGADIPA ANINDYA |
| Judul Artikel | Perilaku Inferior pada Tokoh Anna dalam Film Omoide No Maanii |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan bentuk inferioritas dan perjuangan mencapai superioritas pada tokoh Anna dalam film 'Omoide No Maanii' dengan menggunakan pendekatan psikologi individual dari Alfred Adler. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pokok bahasan. Data diperoleh dengan melakukan teknik menonton film dengan seksama, mengambil beberapa cuplikan adegan tokoh Anna, mencatat data yang berhubungan dengan bentuk perilaku inferior dan perjuangan mencapai superioritas tokoh Anna, dan mengelompokkan hasil data sesuai dengan kategori. Hasil penelitian menunjukkan 13 adegan di mana Anna menunjukkan perasaan inferior dalam bentuk harga diri yang rendah dan isolasi sosial, yang dibentuk oleh pengalaman masa lalunya, termasuk kehilangan orang tuanya. Selain itu, ada 5 adegan di mana perilaku Anna mencerminkan perjuangannya untuk mencapai superioritas, khususnya melalui upaya penerimaan diri. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research was conducted with the aim of identifying and describing the form of inferiority and the form of striving for superiority in the character Anna in the film 'Omoide No Maanii' using Alfred Adler's individual psychology approach. This research uses a descriptive qualitative approach method, which seeks to provide an in-depth understanding of the subject matter. Data was collected by watching the film carefully, taking several clips of Anna's scenes, taking notes of data related to the form of inferior behavior and the struggle to achieve superiority of Anna's character, and grouping the data results according to the category. The results revealed 13 instances where Anna exhibited feelings of inferiority, such as low self-esteem and social isolation, which were shaped by her past experiences, including the loss of her parents. Additionally, 5 instances were identified where Anna's behavior reflected her struggle to achieve superiority, specifically through efforts toward self-acceptance. |
| Kata kunci | inferioritas, perjuangan mencapai superioritas, tokoh Anna |
| Pembimbing 1 | Diana Puspitasari, S.S., M.A. |
| Pembimbing 2 | Nadia Wirda Ummah, S.S., M.A. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2024-11-22 09:08:12.156616 |
|---|