Artikel Ilmiah : H1E020066 a.n. ASHIM ABDUSSALAM

Kembali Update Delete

NIMH1E020066
NamamhsASHIM ABDUSSALAM
Judul ArtikelREDESIGN EGREK SEBAGAI ALAT PEMANENAN KELAPA SAWIT
MENGGUNAKAN PENDEKETAN ERGONOMIC FUNCTION DEPLOYMENT DI PT X
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sektor perkebunan kelapa sawit memiliki peran penting dalam perekonomian, namun pemanen sering
mengalami masalah kesehatan akibat penggunaan alat yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi dan merancang ulang alat pemanen kelapa sawit, yaitu egrek, dengan pendekatan Ergonomic
Function Deployment (EFD) untuk mengurangi risiko cedera muskuloskeletal (MSDs) yang dialami oleh pemanen.
Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara dengan pemanen, serta analisis postur kerja
menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai risiko ergonomis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penggunaan egrek saat ini berkontribusi pada ketidaknyamanan dan keluhan fisik di
kalangan pemanen, terutama pada bagian tubuh yang rentan. Redesain alat yang diusulkan berfokus pada
peningkatan aspek ergonomi, seperti penyesuaian tinggi dan bobot alat, serta penambahan fitur yang
mendukung postur kerja yang lebih baik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan desain yang
lebih ergonomis tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan dan kenyamanan pemanen, tetapi juga berpotensi
meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan alat
pertanian yang lebih baik dan mendorong kesadaran akan pentingnya ergonomi dalam industri kelapa sawit,
sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The palm oil plantation sector plays a vital role in the economy, yet harvesters often
encounter health issues due to non-ergonomic tools. This study aims to identify and
redesign the palm oil harvesting tool, known as the egrek, using the Ergonomic
Function Deployment (EFD) approach to reduce the risk of musculoskeletal
disorders (MSDs) experienced by harvesters. The methods employed include field
observation, interviews with harvesters, and posture analysis using the Rapid
Entire Body Assessment (REBA) method to assess ergonomic risks. The study
results indicate that the current use of the egrek contributes to discomfort and
physical complaints among harvesters, particularly affecting vulnerable body
areas. The proposed tool redesign focuses on improving ergonomic aspects, such
as adjusting the height and weight of the tool and adding features that support
better working posture. The implications of this study show that the application of
a more ergonomic design not only enhances the health and comfort of the harvesters
but also has the potential to increase work productivity. This research is expected
to serve as a reference for developing better agricultural tools and to raise
awareness of the importance of ergonomics in the palm oil industry, creating a safer
and more sustainable work environment.
Kata kunciErgonomi, Musculoskeletal Disorders (MSDs), Ergonomic Function Deployment (EFD), Rapid Entire Body Assessment (REBA).
Pembimbing 1Ir. Rani Aulia Imran, S.T., M.T.
Pembimbing 2Ir. Amanda Sofiana, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2024-11-21 19:12:57.065166
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.