Artikel Ilmiah : F1F020010 a.n. ESTER SINAMBELA

Kembali Update Delete

NIMF1F020010
NamamhsESTER SINAMBELA
Judul ArtikelAnalisis Kebijakan Luar Negeri Jerman Dalam Bidang Energi di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina (2021-2023)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Jerman sebagai importir pasokan energi terbesar di Uni Eropa melalui Rusia, menjadi sorotan utama di tengah meningkatnya invasi Rusia ke Ukraina. Tindakan invasi Rusia ke Ukraina berdampak besar pada kenaikan harga energi di Jerman, adanya ketergantungan yang tinggi pada energi terutama impor gas alam oleh Jerman mendorong negara ini mengambil langkah strategis untuk memastikan energi yang cukup dan menghindari resesi ekonomi yang lebih mendalam. Konflik ini memicu kebutuhan mendesak bagi Jerman untuk mengevaluasi dan merumuskan kembali kebijakan energinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan luar negeri jerman dalam bidang energi semasa invasi Rusia ke Ukraina. Penelitian ini menggunakan teori kebijakan luar negeri dengan atribut nasional seperti ukuran negara, sumber daya alam, geografi, demografi, sistem politik, kemampuan militer, dan kemampuan ekonomi. Dengan ukuran negara dan sumber daya alam sebagai level analisis kebijakan luar negeri. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan terkait kebijakan luar negeri Jerman dalam bidang energi pada masa invasi Rusia ke Ukraina. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Jerman telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengurangi impor energi Rusia, termasuk penerapan sanksi ekonomi, bantuan militer kepada Ukraina, dan diversifikasi sumber energi, serta dukungan terhadap REPowerEU.
Abtrak (Bhs. Inggris)Germany, as the largest importer of energy supplies in the European Union through Russia, became a focal point amid the escalating Russian invasion of Ukraine. The Russian invasion of Ukraine has had a significant impact on energy price increases in Germany, and the country's high dependence on energy, particularly natural gas imports from Russia, prompted it to take strategic measures to ensure sufficient energy supplies and avoid a deeper economic recession. The conflict triggered an urgent need for Germany to reassess and reformulate its energy policy. This research aims to analyze Germany's foreign policy in the energy sector during the Russian invasion of Ukraine. The study applies foreign policy theory with national attributes such as state size, natural resources, geography, demographics, political system, military capabilities, and economic strength. State size and natural resources serve as the analytical framework for foreign policy. The findings of this study are expected to provide insights into Germany's foreign policy in the energy sector during the Russian invasion of Ukraine. The results show that Germany has taken strategic steps to reduce its energy imports from Russia, including the implementation of economic sanctions, military assistance to Ukraine, energy diversification, and support for REPowerEU
Kata kunciInvasi Rusia-Ukraina, Jerman, Kebijakan Luar Negeri, Sumber Daya Alam, Ukuran Negara
Pembimbing 1Elpeni Fitrah, S.Sos, MA., Ph.D
Pembimbing 2Fitri Adi Setyorini, M.HI
Pembimbing 3Dias Pabyantara Swandita Mahayasa, S.Hub.Int., M.Hub.Int
Tahun2024
Jumlah Halaman47
Tgl. Entri2024-11-21 13:41:27.339785
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.